47 episodes

Leila S. Chudori mengundang tokoh-tokoh dan penulis-penulis terkemuka Indonesia dan berbincang tentang pilihan buku dan menggali lebih dalam tentang proses kreatif mereka. Program ini diselenggarakan oleh Kepustakaan Populer Gramedia, Gramedia Pustaka Utama, Gentle Media, dan Leila S. Chudori

Coming Home with Leila Chudori Gentle Media

    • Books
    • 5.0 • 14 Ratings

Leila S. Chudori mengundang tokoh-tokoh dan penulis-penulis terkemuka Indonesia dan berbincang tentang pilihan buku dan menggali lebih dalam tentang proses kreatif mereka. Program ini diselenggarakan oleh Kepustakaan Populer Gramedia, Gramedia Pustaka Utama, Gentle Media, dan Leila S. Chudori

    In Contemplation with Petty Fatimah

    In Contemplation with Petty Fatimah

    Novel pemenang Hugo Award 2015 ini dibuka dengan adegan seorang ahli fisika terkemuka Ye Zhetai yang diinterogasi di hadapan umum sekaligus disiksa. Ini adalah bagian dari Revolusi Kebudayaan Tongkok. Puteri Ye Zhetai , seorang ahli astrofisika ikut terseret dalam prahara di masa itu hingga akhirnya dia terlibat pada sebuah proyek besar pemerintah. Di antara represi di masa itu, Ye kemudian terlibat dalam sebuah kontak dengan ruang angkasa.

    Puluhan tahun kemudian terjadi serangkaian peristiwa misterius kasus bunuh diri para ahli fisika. Peneliri nanomaterial Wang Miao kemudian ditugaskan menyelidiki kasus ini yang ternyata jauh lebih besar daripada sekedar ‘kasus kriminal’ biasa. Sebuah peristiwa yang akan mengancam umat manusia.

    Novel bagian pertama dari trilogi ini diterjemahkan oleh Onny Suryaman ke dalam bahasa Indonesia dan diterbitkan oleh Penerbit Kepustakaan Populer Gramedia, saat ini sedang dipersiapkan untuk menjadi serial yang digarap DB Weiss dan David Benioff (kreator serial “Game of Thrones”). Podcast “Coming Home with Leila Chudori” mengundang Pemimpin Redaksi Femina @petz09 untuk berbincang seru tentang novel yang sedang menghebohkan ini. Langsung ya ke Spotify Rabu 13 Januari 2021.

    • 55 min
    In Contemplation with Bonnie Triyana

    In Contemplation with Bonnie Triyana

    “COMING HOME WITH LEILA CHUDORI” – Season 5

    Feat. @bonnietriyana

    Dari mana kata “Nusantara” tercipta? Di dalam buku “Nusantara, Sejarah Indonesia” karya sejarawan Bernard H.M Vlekke menyatakan:

    “Kata 'nusantara' merujuk pada periode khusus ketika Indonesia dikuasai Majapahit, khususnya ketika Majapahit berada dalam kendali patih besarnya, Gajah Mada. Majapahit adalah model negara kesatuan Indonesia di masa silam meskipun masa kejayaannya hanya singkat (1293-1389), sebagai simbol kesatuan Indonesia…”

    Dalam buku ini Vlekke juga memaparkan bahwa perang agama sangat langka di Jawa dan boleh jadi penyebabnya adalah sinkretisme terpelihara sejak zaman dulu. Ada kisah kegagalan Sultan Agung menyatukan Nusantara karena tak mempunyai angkatan laut yang cukup kuat. Ada juga pernyataan lucu tentang perubahan tabiat orang Belanda yang biasanya rajin di tanah airnya (Homo Batavus), namun jadi pemalas ketika tinggal di Batavia (Homo Bataviensis).

    Program Podcast “Coming Home with Leila Chudori” kali ini akan berbincang dengan sejarawan dan Pemimpin Redaksi Historia.ID Bonnie Triyana yang membahas secara mendalam tentang pandangan Vlekke tentang sejarah nusantara dan mengapa hingga sekarang sejarah resmi tak kunjung diperbaharui atau direvisi pemerintah. Nantikan Rabu 30 Desember 2020 di Spotify dan platform lainnya.

    • 1 hr 11 min
    In Contemplation with Joko Pinurbo

    In Contemplation with Joko Pinurbo

    Program Podcast #Coming Home with Leila Chudori Musim Tayang 5 akan mengudara 16 Desember 2020, dibuka dengan penyair kesayangan kita: Joko Pinurbo. Kali ini Jokpin akan berbincang tentang karya-karya sastrawan YB Mangunwijaya. Sebelum YB Mangunwijaya--dikenal sebagai Romo Mangun-- wafat, beliau meninggalkan beberapa cerita pendek yang berserakan dalam keadaan penuh koreksi dan sulit dibaca. Disunting oleh Th.Kushardini dan penyair Joko Pinurbo, kumpulan cerpen itu kemudian diterbitkan dengan judul “Rumah Bambu yang rata-rata menceritakan berbagai peristiwa yang terlihat sederhana, remeh tetapi sangat khas Romo Mangun yang sangat memikirkan nasib masyarakat marjinal.

    Selain itu, Romo Mangun juga meninggalkan satu novel berjudul “Pohon-pohon Sesawi” yang juga disunting oleh Th.Kushardini dan Joko Pinurbo dan diterbitkan oleh Kepustakaan Populer Gramedia.

    Ikuti pembahasan Joko Pinurbo tentang kedua karya Romo Mangun ini . Di dalam podcast ini, kita juga akan membahas karya-karya Romo Mangun lainnya yang melejit di masanya seperti "Burung-Burung Manyar" , "Ikan-Ikan Hiu, Ido, Homa" dan "Roro Mendut".

    • 54 min
    In Conversation with Goenawan Mohamad (Part 2)

    In Conversation with Goenawan Mohamad (Part 2)

    Di bagian kedua ini, Goenawan Mohamad akan menjawab mengapa ia tertarik masuk ke dunia seni rupa sebagai seorang pelukis. Lalu, apa pendapatnya tentang kasus lukisan palsu di dunia ini ? Apa pula pendapatnya tentang buku sastra Indonesia yang asyik seandainya diangkat menjadi film.

    Satu lagi yang perlu kita dengarkan adalah pembahasan Goenawan Mohamad tentang dunia sastra Indonesia. Yang paling menarik adalah bagaimana Goenawan menceritakan hubungan pribadinya dengan Sang Pencipta yang dikisahkan melalui buku “Tuhan dan Hal-hal yang Tak Selesai”. Seperti pada bagian pertama, kita juga akan mendengar Sha Ine Febriyanti membacakan karya Goenawan Mohamad.

    Episode bisa disimak di Spotify dan platform lainnya Rabu 30 September 2020.

    • 48 min
    In Conversation with Goenawan Mohamad (Part 1)

    In Conversation with Goenawan Mohamad (Part 1)

    Setahun yang lalu, seminggu sebelum

    Niken, satu-satunya anak kami,

    tenggelam di laut, ia sering bertanya

    benarkah sawunggaling unggas

    yang datang dari negeri cermin.



    Ibu tidak tahu, jawabku.



    Nyah Su yang suka bercerita demikian.

    Aku suka cerita dia, kata Niken.

    (Surti + Tiga Sawunggaling, Goenawan Mohamad)



    Ini adalah petikan dari novel penyair Goenawan Mohamad yang sebelumnya berbentuk naskah drama dengan judul yang sama (Gramedia Pustaka Utama , 2018) . Mengapa Goenawan Mohamad, penyair dan esei, pendiri Majalah Tempo serta penulis libretto beberapa pertunjukan panggung itu kini ingin bercerita dalam bentuk novel? Goenawan menjawabnya di dalam podcast “Coming Home with Leila Chudori”

    Episode “In Conversation with Goenawan Mohamad” ini tentu saja tak hanya membahas karya-karyanya yang diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama seperti Fragmen, Si Majenun dan Sayid Hamid dan naskah drama “Amangkurat, Amangkurat” , tetapi juga serangkaian esei yang setiap pekan ditulis untuk majalah Tempo “Catatan Pinggir” serta berbagai buku yang sering menjadi referensi di dalam Catatan Pinggir.

    Khusus untuk Episode ini, kita akan membaginya menjadi dua bagian. Ini adalah bagian pertama. Dan kami juga mengundang aktris teater dan film Sha Ine Febrianti untuk membacakan nukilan karya Goenawan Mohamad.

    • 52 min
    In Contemplation with Seno Gumira Ajidarma

    In Contemplation with Seno Gumira Ajidarma

    Bagaimana jika tirai ini aku buka dan ternyata sudah pagi? Bagaimana jika pendekar yang kamu ceritakan itu ternyata sudah selesai bertarung dan alun-alun kota sudah sepi? Bagaimana jika sepanjang kita ada di sini, ternyata di luar sana kota ini telah bangkit dari reruntuhan dan kita tidak mengenalinya lagi?”



    Kumpulan cerita pendek Raka Ibrahim yang pertama, sebelumnya lebih dikenal sebagai wartawan musik berjudul “Bagaimana Tuhan Menciptakan Cahaya” (Commabooks, Kepustakaan Populer Gramedia, 2018) berkisah tentang upaya seorang lelaki yang berupaya menyelamatkan hubungannya –dan perempuan yang dicintainya—dengan mendongeng gaya Scheherazade dalam Kisah 1001 Malam. Apakah mereka akhirnya bersatu kembali dan sang kekasih melihat cahaya kehidupan atau cerita-cerita itu akhirnya sia-sia belaka berakhir sebagai kata-kata? Podcast “Coming Home with Leila Chudori” akan membedahnya di dalam “In Contemplation with Seno Gumira Ajidarma”. Sastrawan Seno Gumira Ajidarma akan membahas cerpen-cerpen itu dengan asyik dan seru. Seno Gumira yang juga pernah menjadi curator Ubud Writers akan berbincang tentang perkembangan kelahiran para penulis baru di Indonesia.

    • 1 hr 2 min

Customer Reviews

5.0 out of 5
14 Ratings

14 Ratings

Top Podcasts In Books

Listeners Also Subscribed To