89 episodes

Apa Kata Tempo adalah podcast mingguan yang mengulas editorial redaksi Tempo, mengulik landasan di baliknya, dan menyuguhkan cerita di balik berita.
email: podcast@tempo.co.id

Apa Kata Tempo Podcast Tempo

    • News
    • 5.0 • 11 Ratings

Apa Kata Tempo adalah podcast mingguan yang mengulas editorial redaksi Tempo, mengulik landasan di baliknya, dan menyuguhkan cerita di balik berita.
email: podcast@tempo.co.id

    S2E5 "Toxic Positivity" di Tengah Pandemi

    S2E5 "Toxic Positivity" di Tengah Pandemi

    Ajakan untuk setop membaca berita Covid-19 agar hidup masyarakat jadi lebih damai dan tentram, jelas propaganda yang berbahaya--apalagi di situasi wabah yang menggila. Propaganda sesat itu juga seolah menyalahkan media atas situasi buruk yang terjadi saat pandemi. Padahal dengan alasan apapun, media tak boleh menutupi fakta memburuknya pandemi. Menurut editorial Tempo yang berjudul "Propaganda Rasa Aman Palsu", berusaha menutupi peristiwa buruk dengan berharap hanya mengkonsumsi berita-berita "positif" akan menciptakan "toxic positivity". "Racun" ini menebarkan rasa aman palsu yang bisa membuat masyarakat lengah. Memberitakan kegawatan wabah bukanlah untuk menakuti-nakuti, melainkan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat dan mendorong solusi atas permasalahan yang terjadi.

    ---

    Laporan Tempo soal perkembangan situasi gelombang kedua Covid-19 di Indonesia bisa kamu baca di majalah.tempo.co, koran.tempo.co, atau dengan mengunduh Tempo Apps

    email: podcast@tempo.co.id

    • 36 min
    S2E4 Kasus Covid-19 Terus Tembus Rekor, Kembalikan Penanganan Pandemi ke Otoritas Medis

    S2E4 Kasus Covid-19 Terus Tembus Rekor, Kembalikan Penanganan Pandemi ke Otoritas Medis

    Rekor demi rekor pertambahan kasus harian Covid-19 terus terjadi bahkan di masa PPKM Darurat. Pendapat bahwa pandemi masih terkendali, bertolak belakang dengan kondisi di lapangan. Fasilitas kesehatan ambruk sebelum puncak pandemi. Menurut editorial Tempo, lemahnya kepemimpinan nasional membuat penanganan pandemi morat-marit. Alih-alih mempercayakan penanganan pandemi pada otoritas kesehatan, Presiden Jokowi malah menunjuk bawahannya di bidang ekonomi untuk memegang kendali.



    Dalam episode ini, selain membahas soal editorial Tempo, Lisa bercerita pengalamannya tentang betapa sulitnya dirinya memperoleh tabung oksigen dan kamar ICU untuk keluarganya yang terpapar Covid-19. Jadi buat kamu yang masih tidak percaya bahwa Covid-19 itu ada dan berbahaya, dengarkan episode kali ini sampai akhir.

    ---

    Laporan Tempo soal perkembangan situasi gelombang kedua Covid-19 di Indonesia bisa kamu baca di majalah.tempo.co dan koran.tempo.co

    email: podcast@tempo.co.id

    • 24 min
    S2E3 Fasilitas Kesehatan Kolaps, Pemerintah Harus Akui Gagal Tangani Pandemi

    S2E3 Fasilitas Kesehatan Kolaps, Pemerintah Harus Akui Gagal Tangani Pandemi

    Fasilitas kesehatan kolaps, politisasi obat cacing Ivermectin, dan “panic buying” susu beruang menjadi topik obrolan di episode kali ini. Mengenai kolapsnya fasilitas kesehatan, temuan Tempo telah memastikan faktanya lewat rumah-rumah sakit rujukan Covid-19 di Jakarta dan sejumlah kota besar lain. Namun pemerintah masih saja sibuk membuat penyangkalan, dengan menyatakan rumah-rumah sakit tidak kolaps melainkan “over capacity”. Melihat kasus Covid-19 yang melonjak meski sudah gonta-ganti kebijakan--mulai dari PSBB, PSBB Transisi, PPKM Mikro, hingga PPKM Darurat--pemerintah seharusnya berani mengakui bahwa kebijakan-kebijakan tersebut telah gagal menghadang pandemi. 

    Atas situasi darurat kali ini, Tempo mengeluarkan editorial berjudul “Saatnya Jokowi Kibarkan Bendera Putih”. Apa maksud editorial tersebut? Nah, untuk mendapat penjelasan detailnya, Apa Kata Tempo mengundang pemimpin redaksi Koran Tempo, Jajang Jamaluddin, untuk berbincang di episode ini.

    ---

    Perkembangan mengenai situasi wabah Covid-19 gelombang kedua yang kian mengganas serta menyebabkan fasilitas kesehatan mulai kolaps, bisa kamu baca di koran.tempo.co dan majalah.tempo.co

    email: podcast@tempo.co.id

    • 30 min
    S2E2 Kontradiksi Kebijakan di Tengah Menghadapi Gelombang Kedua Covid-19

    S2E2 Kontradiksi Kebijakan di Tengah Menghadapi Gelombang Kedua Covid-19

    Indonesia tengah menghadapi gelombang kedua kenaikan kasus positif Covid-19. Rumah sakit mulai kehabisan ruang perawatan dan isolasi, anak-anak mulai terpapar. Dalam situasi genting, pemerintah seharusnya tak boleh lagi ragu menentukan arah kebijakan seperti kala awal pandemi. Kebijakan yang memilih ekonomi dan kesehatan jalan sekaligus di situasi pandemi yang berkecamuk, terbukti tak berhasil. Ekonomi tak akan tumbuh apabila penanganan pandemi belum terselesaikan. Sayangnya, arahan Presiden Joko Widodo kepada pejabat pemerintahannya tampak penuh kontradiksi dan setengah hati. Ketiadaan komando yang tegas dan konsisten membuat pelaksana program di lapangan kocar-kacir dan tidak sinergi.



    Di lebaran tahun ini, meski ada larangan mudik, tak kurang dari 1,5 juta kendaraan lolos dari penyekatan di jalan-jalan raya. Langkah Menteri Luar Negeri menutup akses kunjungan warga dari negara-negara di zona merah pandemi tak efektif karena Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia gagal mengetatkan pemeriksaan imigrasi dan karantina di bandara dan pelabuhan. Serangkaian kebijakan Menteri Kesehatan menekan angka penularan virus corona akan termentahkan ketika Menteri Pendidikan dan Kebudayaan membuka opsi sekolah tatap muka. Upaya mencegah bertambahnya angka kematian juga akan berantakan kalau Menteri Pariwisata terus menggembar-gemborkan “work from Bali”.



    Terus-menerus menyalahkan warga yang dinilai tak berdisiplin menerapkan protokol kesehatan juga tak menyelesaikan masalah. Faktanya, banyak pula pejabat yang masih tak patuh protokol kesehatan. Di tengah masih semrawutnya penanganan pandemi di Indonesia, kita tentu belum bisa meniru Singapura yang berencana hidup berdampingan dengan Covid-19.

    ---

    Laporan Tempo soal megap-megap pemerintah menghadapi gelombang kedua kenaikan kasus positif covid-19  bisa dibaca di majalah.tempo.co

    email: podcast@tempo.co.id

    • 19 min
    S2E1 Buruknya Kinerja KPK di Bawah Firli Bahuri

    S2E1 Buruknya Kinerja KPK di Bawah Firli Bahuri

    Mengawali season 2 bersama Setri Yasra, Apa Kata Tempo membahas editorial majalah Tempo yang berjudul “Sehormat-hormat Melawan Firli”. Terlepas dari penyingkiran 51 pegawai lewat tes wawasan kebangsaan, Tempo menyebut bahwa KPK telah membusuk di bawah kepemimpinan Firli Bahuri. Prinsip kolektif kolegial atau pengambilan keputusan bersama-sama oleh lima pemimpin, telah dilanggar. Komisioner yang berbeda pendapat dikuntit dan diamati. Prinsip kerahasiaan dalam penanganan perkara diterabas. Selain itu, Firli juga memiliki sejumlah catatan pelanggaran etik yang serius. Tempo menyarankan para pegawai dan komisioner melawan, dengan sebaik-baiknya dan sehormat-hormatnya.

    ---

    **Laporan Tempo soal kinerja KPK yang anjlok di bawah kepemimpinan Firli Bahuri bisa kamu baca di majalah.tempo.co

    **Editorial Tempo berjudul "Sehormat-hormat Melawan Firli" juga bisa kamu baca di majalah.tempo.co

    • 23 min
    Pamit

    Pamit

    Lebih dari 80 episode sudah Arif Zulkifli (Azul) dan Lisa Siregar menemani kamu membahas berbagai topik pemberitaan dari dapur redaksi Tempo. Kini Azul harus pamit dari Apa Kata Tempo. Episode kali ini pun menandai akhir dari musim pertama. Kami merangkum lima episode teratas dengan jumlah pendengar terbanyak selama penayangan musim pertama--sejak akhir 2019. Kalau menurut kamu, episode mana yang terfavorit? Selain menanti jawaban kamu atas episode terfavorit, kami juga menantikan kritik dan saran kamu agar episode-episode selanjutnya jadi lebih seru. Kirimkan langsung komentarnya ke email podcast@tempo.co.id dengan subyek “Apa Kata Tempo”.

    Terima kasih sudah mendengarkan Apa Kata Tempo, nantikan kami kembali di musim kedua!

    • 15 min

Customer Reviews

5.0 out of 5
11 Ratings

11 Ratings

Top Podcasts In News

Listeners Also Subscribed To