Radio Elshinta

Radio Elshinta

Official Podcast of Radio Elshinta | Phone: 021-5869000 & SMS/WA: 081-180-6543 | Email: redaksielshinta@gmail.com

  1. 1 hr ago

    Mentan Benahi Tata Niaga Sawit Untuk Berantas Under Invoicing

    Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah terus berpihak kepada petani sawit melalui pembenahan tata niaga, pengawasan harga tandan buah segar (TBS), hingga pemberantasan praktik under invoicing dan transfer pricing yang dinilai merugikan negara dan petani. “Saya Menteri Pertanian selalu berpihak kepada petani kecil. Apa pun risikonya saya tanggung,” tegas Amran dalam Podcast Elshinta bersama Pemimpin Redaksi Radio Elshinta Haryo Ristamaji yang tayang Kamis (30/7/2026). Amran meminta seluruh perusahaan membeli TBS sesuai harga yang ditetapkan pemerintah, bahkan mengikuti kenaikan harga CPO dunia dan nilai tukar dolar. Ia juga meminta petani segera melapor jika masih ada perusahaan yang membeli TBS di bawah harga resmi. Menurutnya, pembenahan tata niaga bertujuan menciptakan sistem yang lebih adil agar petani tidak dirugikan saat harga CPO dunia meningkat. Dalam podcast tersebut, Amran mengungkap praktik under invoicing dan transfer pricing telah menyebabkan kerugian negara sangat besar selama puluhan tahun. Pemerintah kini membenahi tata niaga melalui kebijakan ekspor satu pintu untuk memutus praktik tersebut. “Kerugian negara akibat under invoicing selama 34 tahun mencapai sekitar 908 miliar dolar AS atau sekitar Rp15.000 triliun. Apakah ini mau terus dilanjutkan?” ujarnya. Amran menjelaskan modus yang terjadi adalah perusahaan mengekspor CPO ke perusahaan afiliasinya di luar negeri dengan harga jauh di bawah pasar, kemudian menjual kembali dengan harga sebenarnya sehingga keuntungan berpindah ke luar negeri. Akibatnya, penerimaan pajak dan devisa negara berkurang.

    Mentan Benahi Tata Niaga Sawit Untuk Berantas Under Invoicing
  2. 1 day ago

    Bikin Kaget! Mentan Amran Sebut Negara Rugi Ribuan Triliun Akibat Mafia Sawit, Ini Solusinya

    Ngobrol santai, tapi serius. Bersama Haryo Ristamaji, Pemimpin Redaksi Radio Elshinta, episode Special Talk kali ini menghadirkan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman untuk mengupas tuntas berbagai isu strategis nasional, mulai dari implementasi B50, tata niaga sawit, ketahanan energi, hingga upaya memberantas praktik under invoicing, transfer pricing, dan mafia ekspor yang merugikan negara. Dalam suasana yang hangat dan terbuka, Andi Amran menjelaskan bagaimana kebijakan biodiesel B50 diproyeksikan memperkuat ketahanan energi nasional, meningkatkan nilai tambah sawit, menjaga keseimbangan antara kebutuhan pangan dan energi, sekaligus mendorong kesejahteraan petani. Tak hanya itu, Mentan juga berbagi kisah kemanusiaannya saat menolong korban kecelakaan di jalan, pandangannya tentang kepemimpinan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono, hingga pentingnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai instrumen menjaga stabilitas harga komoditas pertanian. Topik yang dibahas: * Implementasi Biodiesel B50 dan roadmap menuju B60. * Tata niaga sawit dan transparansi industri CPO. * Under invoicing, transfer pricing, dan pemberantasan mafia ekspor. * Perlindungan harga TBS petani. * Kebijakan ekspor satu pintu (DSI). * Peran MBG dalam menjaga stabilitas harga pangan. * Ketahanan pangan dan energi nasional. * Kepemimpinan, integritas, dan masa depan pertanian Indonesia. Simak perbincangan yang santai, lugas, namun tetap berbobot, hanya di Elshinta Podcast, bersama Haryo Ristamaji, Pemimpin Redaksi Radio Elshinta, dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. #PodcastKementerianPertanian #AndiAmranSulaiman #ElshintaPodcast #HaryoRistamaji #B50 #Biodiesel #Sawit #CPO #KetahananEnergi #KetahananPangan #PetaniIndonesia #MBG #PrabowoSubianto #RadioElshinta

    Bikin Kaget! Mentan Amran Sebut Negara Rugi Ribuan Triliun Akibat Mafia Sawit, Ini Solusinya

About

Official Podcast of Radio Elshinta | Phone: 021-5869000 & SMS/WA: 081-180-6543 | Email: redaksielshinta@gmail.com