kran129

abufatih

Hidup itu laksana keran (kran) air,apabila telah menerima maka cepat kita bagikan,agar orang lain turut serta menikmati apa yang kita dapatkan dari kebaikan tersebut

  1. Oct 23

    JAKABAH.....apa itu?

    Assalamualaikum wrwb. Pengelolaan dan Pemanfaatan Sampah Organik di Cimahi: Tantangan dan Solusi Praktis Pembahasan ini mengupas secara mendalam mengenai pengelolaan sampah khususnya sampah organik di wilayah Cimahi dengan berbagai kendala yang dihadapi serta pendekatan solusi yang dapat diterapkan oleh masyarakat dan pemerintah setempat. 1. Kondisi dan Pengelolaan Sampah Saat Ini di Cimahi Pengelolaan sampah di Cimahi dilakukan dengan pemilahan dasar antara sampah organik dan anorganik di tingkat rumah tangga, kemudian diangkut oleh petugas RT ke TPS, yang selanjutnya diambil oleh petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti. Namun, pengelolaan ini masih menghadapi berbagai masalah terkait limbah bau, penumpukan sampah, keterlambatan pengangkutan, dan pencemaran lingkungan. • Sampah yang dikumpulkan dalam satu RW mencapai sekitar 9 ton per minggu (sekitar 1,5 kontainer berkapasitas 6 ton). • TPA Sarimukti sudah kelebihan kapasitas dengan tumpukan sampah setinggi 70 meter, meningkatkan risiko kebakaran dan longsor. • Sampah dibuang sembarangan di selokan dan lubang di jalan yang bukan biopori, menyebabkan banjir dan pencemaran. • Supir truk pengangkut sering terlambat karena medan licin dan beban lindi (cairan sampah), menyebabkan penumpukan dan bau yang mengganggu warga. • Bauran sampah organik dan plastik yang tidak disortir dapat mengakibatkan produksi gas metan (CH  4 ), hidrogen sulfida (H  2 S), dan gas beracun lain yang berbahaya bagi kesehatan. 2. Dampak Gas dan Limbah dari Sampah yang Tidak Tertangani Baik Tumpukan sampah dan pencampuran sampah organik-anorganik di lokasi pembuangan akhir memicu produksi berbagai gas beracun dan berbahaya 3. Fatwa MUI dan Hukum Pengelolaan Sampah Pengelolaan sampah bukan hanya masalah teknis, tapi juga memiliki dasar agama dan sosial yang kuat: Fatwa MUI Nomor 41 Tahun 2014 menyatakan bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah kewajiban agama. Membuang sampah sembarangan ke selokan, sungai, dan tempat umum lainnya hukumnya haram karena merusak kehidupan dan hajat orang banyak. Memilah, mengelola, dan mendaur ulang sampah di rumah maupun secara kolektif merupakan bagian dari tanggung jawab agama dan sosial untuk kemaslahatan umat. 4. Kendala dalam Pengelolaan Sampah Organik di Tingkat Rumah Tangga Walau kesadaran memilah sampah sudah ada, banyak warga menghadapi kendala praktis, seperti keterbatasan tempat, kurangnya pengetahuan, dan kurangnya fasilitas pendukung. Beberapa warga tidak memiliki tempat atau ruang memadai untuk mengelola sampah organik. Ada yang tidak menyukai bercocok tanam sehingga pengelolaan kompos terasa merepotkan. Masih banyak yang membuang sampah organik bercampur dengan plastik sehingga terjadi proses pembusukan dan masalah bau berlebih. Kurangnya edukasi dan dukungan alat bantu menghambat proses pengomposan yang efektif. 5. Metode dan Pengalaman Pengelolaan Sampah Organik secara Mandiri Berbagai metode pengelolaan sampah organik di rumah telah dicoba, di antaranya: 5.1. Pengomposan dengan Metode Takakura

  2. Oct 16

    Peran Pengajian dalam Meningkatkan Amal dan Keimanan

    Hikmah dan Makna Maulid Nabi serta Penguatan Iman Melalui Pengajian Video ini merupakan sebuah ceramah yang menitikberatkan pada pentingnya memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, penguatan kecintaan kepada Rasulullah, serta relevansi pengajian sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT dan menambah ilmu agama. Ceramah juga menyentuh aspek sosial dan spiritual dalam kehidupan sehari-hari umat Islam. 1. Pentingnya Maulid Nabi dan Silaturahmi dalam Pengajian Ceramah ini dibuka dengan pembacaan doa dan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagai bentuk penghormatan dan penguatan ukhuwah Islamiyah. Maulid Nabi dijelaskan sebagai momentum yang sangat besar untuk memperingati kelahiran Rasulullah, sekaligus meningkatkan kecintaan dan kepatuhan mengikuti sunnah beliau. Maulid Nabi menjadi wadah syiar agama dan pengajian yang dirasakan sangat berarti oleh jamaah. Pengajian dan silaturahmi merupakan sarana utama memperkuat iman dan mempererat hubungan antar umat. Harapan agar kegiatan maulid dan pengajian selalu mendapatkan keamanan dan keberkahan dari Allah SWT. Pengajian dianggap bukan hanya untuk ilmu, tetapi juga untuk memperoleh pahala dan menjaga ukhuwah. Disinggung pula soal hadirnya berbagai elemen masyarakat, dari aparat hingga para pemuda dan ibu-ibu, sebagai bukti kuatnya keinginan umat untuk belajar dan beribadah bersama. 2. Peran Pengajian dalam Meningkatkan Amal dan Keimanan Ceramah menekankan bahwa pengajian dan maulid tidak sekadar ritual, melainkan sarana utama menanamkan ilmu dan amal salih dalam diri umat. Menghadiri pengajian meskipun dalam kondisi lelah, panas, atau terbatas waktu adalah bentuk ikhtiar dan ketaatan kepada Allah. Amal dari mengikuti pengajian dianggap sebagai investasi akhirat yang besar, lebih utama daripada aktivitas duniawi lainnya. Ditekankan pentingnya menjaga niat yang tulus untuk mencari ridho Allah saat menghadiri pengajian. Kebutuhan untuk tidak meninggalkan pengajian dengan alasan apa pun supaya ilmu dan ibadah terus berjalan tanpa terputus. Pentingnya pengajian sebagai modal dasar untuk membimbing keluarga, khususnya anak-anak dalam mencari ilmu agama. 3. Nasihat tentang Tata Krama dan Akhlak dalam Kehidupan Ceramah mengingatkan bahwa akhlak adalah pondasi utama dalam menilai seseorang, bahkan jika seseorang memiliki jasa besar sekalipun. Ditekankan bahwa ada orang yang jasanya besar namun akhlaknya buruk sehingga kurang bermanfaat secara spiritual. Sebaliknya, orang yang jasa dan akhlaknya baik akan mendapatkan tempat mulia di sisi Allah. Dalam kehidupan sehari-hari, akhlak yang baik harus dijaga terutama oleh para pemimpin dan tokoh masyarakat. Rasulullah SAW sebagai contoh teladan akhlak yang sempurna di segala bidang kehidupan: keluarga, masyarakat, dan ibadah. 4. Penguatan Kecintaan kepada Rasulullah SAW Salah satu inti ceramah adalah menanamkan kecintaan yang mendalam kepada Nabi Muhammad SAW melalui: Membaca shalawat secara rutin, terutama sebelum meninggal dunia sebagai bekal jiwa. Memahami posisi Rasulullah sebagai rahmat bagi seluruh manusia. Memperingati Maulid bukan hanya seremonial tapi juga meningkatkan penghayatan terhadap perjalanan dan perjuangan Nabi. Rasulullah disebut sebagai pembimbing yang memberikan contoh dalam beribadah, berkeluarga, dan bermasyarakat. Doa yang diajarkan oleh Rasulullah dan para sahabat menjadi sumber keberkahan bagi umat Islam. 5. Doa dan Harapan dalam Keluarga dan Masyarakat Ceramah ini juga membahas soal doa sebagai amalan penting dalam kehidupan sehari2. Doa untuk keluarga, suami istri, anak-anak, dan masyarakat agar diberikan keberkahan dan keselamatan dari berbagai fitnah. Doa menjadi penghapus dosa dan penolong di alam kubur, terutama bila dilakukan oleh anak-anak yang soleh dengan membaca Quran dan istighfar. Pembelajaran agama di keluarga merupakan kunci agar anak-anak tidak terjerumus dalam kebodohan dan siksa kubur. Anjuran agar suami istri saling mendoakan dan menjaga keharmonisan rumah tangga demi kebaikan dunia dan akhirat.

  3. Sep 4

    Fondasi Kuat Membangun Bisnis Berkelanjutan dan Mental Pengusaha Sukses

    Ringkasan ini membahas pentingnya membangun fondasi kokoh dalam menjalankan bisnis agar bertahan dan berkembang. Fokus utama adalah mindset pebisnis, pola pikir membangun tim, kedisiplinan, pengelolaan waktu, tanggung jawab sosial, hingga kesiapan mental pengusaha dalam menghadapi risiko dan tantangan. 1. Pentingnya Fondasi Bisnis yang Kokoh Bisnis ibarat pohon, dimana fondasi atau batang pohon adalah hal utama yang harus kuat agar ranting dan buah (operasi, penjualan, dan keuangan) bisa berjalan lancar. Bisnis tidak bisa hanya fokus ke trik pemasaran atau platform digital kalau fondasi manajemen dan pengelolaan dasarnya rapuh. • Operasi bisnis harus memperhatikan biaya (Biaya), mutu (Mutu), dan waktu (Waktu) — dikenal sebagai prinsip BMW (Biaya, Mutu, Waktu). • Efisiensi dan pengelolaan mutu menentukan profitabilitas, bukan hanya penjualan. • Jika fondasi rapuh, usaha tidak akan bertahan lama meskipun idenya baik. • Perbedaan dagang dan bisnis: dagang ibarat mengangkut air dengan ember, bisnis adalah membangun saluran pipa yang berkelanjutan. • Pebisnis sejati membangun tim yang solid untuk mengelola produksi, pelanggan, pemasok, dan keuangan sehingga bisnis berjalan walau owner tidak selalu aktif langsung. 2. Membangun Tim Sebagai Kunci Kesuksesan Mengandalkan satu orang pemilik bisnis saja (superman) tidak efektif untuk pertumbuhan jangka panjang. Pebisnis harus belajar membangun, mengelola, dan mempertahankan tim yang solid. • Ada tiga peran utama dalam bisnis menurut Michael Gerber dalam bukunya "The E-Myth":

  4. Sep 4

    Strategi Permodalan, Pengelolaan Cashflow, dan Naik Kelas dalam Bisnis

    Ringkasan ini membahas pengalaman dan strategi praktis terkait mindset bisnis, permodalan, pengelolaan cashflow, serta tahapan dan skema naik kelas bisnis berdasarkan presentasi seorang praktisi bisnis dan project elaborator yang berfokus pada bisnis konstruksi, pengadaan, dan pengelolaan proyek. Bisnis dianggap sebagai proses yang harus dinikmati dari nol, bukan sekadar mendapatkan keuntungan besar secara instan. Mindset dan visi besar menjadi pondasi utama. Bisnis adalah mindset, bukan hanya modal atau produk.Penting memiliki visi besar dan cita-cita tinggi, seperti berdoa agar diberikan kemampuan setara kerajaan Nabi Sulaiman.Visi harus realistis namun ambisius; contohnya ingin menjadi pengusaha sukses terbesar di wilayah.Berkah dalam bisnis sangat penting, bukan sekadar keuntungan materi (doa Nabi Isa untuk keberkahan).Usaha memberikan manfaat sosial dan lingkungan harus diutamakan.Mindset bermimpi besar harus diiringi kerja keras dan pembelajaran terus-menerus, termasuk dari orang lain.Mengelola usaha dari nol memberikan pengalaman berharga, terutama bagi pengusaha muda.Permodalan dibagi menjadi beberapa kategori dan sumber, dengan fokus pada permodalan internal dan eksternal (bank dan non-bank). Modal internal berasal dari penyertaan modal pemilik usaha sendiri untuk memberikan kepercayaan kepada investor dan membangun keseriusan. Skin in the game: Modal yang disertakan pemilik dalam proyek (misal 100 juta dari 1 miliar).Modal internal dapat berasal dari:Resiko modal internal relatif kecil karena tidak ada bunga, namun ekspansi terbatas.1. Mindset Bisnis dan Visi Besar2. Permodalan Bisnis: Sumber dan Skema2.1 Modal Internal (Skin in the Game)2.2 Modal dari Perbankan Konvensional

  5. Aug 16

    BMC - Bisnis Model Canvas

    Memahami dan Mengimplementasikan Bisnis Model Canvas untuk Meningkatkan Keberhasilan Bisnis membahas secara komprehensif bagaimana menyusun dan memahami Bisnis Model Canvas (BMC) sebagai alat manajemen strategis untuk mendesain, menganalisis, dan mengembangkan bisnis agar berjalan efektif dan menguntungkan. Coach Eka menjelaskan bahwa model bisnis adalah rancangan abstrak bagaimana bisnis itu berjalan dan direalisasikan dalam kenyataan, sementara strategi bisnis adalah cara menjalankan model bisnis tersebut agar berbeda dan lebih unggul dibandingkan pesaing. Model Bisnis: Konseptualisasi bisnis secara menyeluruh, menggambarkan produk, target pelanggan, dan operasional bisnis secara umum.Strategi Bisnis: Taktik dan pendekatan praktis untuk memenangkan pasar dan mengungguli kompetitor dengan menjalankan model bisnis secara efektif.Penting: Memahami model bisnis sebelum menyusun strategi agar bisnis memiliki fondasi yang jelas. Bisnis sering gagal bukan karena produk, tetapi karena elemen-elemen lain dalam bisnis tidak selaras atau tidak berjalan baik. Kesimpulan: Setiap elemen bisnis harus sinkron agar produk bisa terjual dan bisnis berjalan menguntungkan. Bisnis Model Canvas adalah alat untuk mengeksplorasi, merancang, dan menguji model bisnis secara strategis dengan 9 blok utama. BMC membantu pengusaha mengenal dan mengelola bisnisnya secara menyeluruh. BMC dibagi menjadi dua bagian besar dengan tujuan: Bagian kanan atas (1-5): Fokus mendapatkan pendapatan (revenue stream).Bagian kanan bawah (6-9): Fokus mengelola biaya dan sumber daya agar bisnis beroperasi dengan efisien. Nilai tambah atau keunggulan yang menjadi alasan pelanggan memilih produk Anda. Strategy untuk menciptakan nilai unik yang beda dari pesaing. Menentukan media dan jalur yang digunakan untuk menyampaikan produk dan nilai ke pelanggan secara efektif. Membangun dan menjaga relasi dengan pelanggan, termasuk program loyalitas dan interaksi. Menentukan dari mana sumber pemasukan bisnis berasal. Aset dan sumber daya utama yang diperlukan agar bisnis berjalan lancar. Meliputi aset fisik, uang, intelektual, manusia, budaya organisasi.Bisa dimiliki sendiri atau disediakan melalui mitra/partner.Contoh bisnis handmade: desain, bahan kain, mesin, tenaga kerja, sistem produksi.Kegiatan utama yang menciptakan nilai bagi bisnis dan membuat bisnis berjalan. Misal: desain produk, riset dan pengembangan, produksi, kontrol kualitas, pemasaran, distribusi.Contoh bisnis properti: pembelian tanah, perizinan, desain, pembangunan, pemasaran, serahkan unit.Mitra atau pihak ketiga yang membantu kelancaran bisnis. Salah satu insight penting yang disampaikan adalah bahwa personal branding pemilik atau pengelola bisnis perlu diperkuat agar bisnis mendapat kepercayaan dari pelanggan dan mitra. Pengantar dan Struktur Bisnis Model CanvasNoBlok Bisnis Model CanvasTujuan Utama1Segmen PelangganMenentukan siapa yang menjadi target pasar 4. Detil Pembahasan Tiap Blok Bisnis Model Canvas 4.1. Segmen Pelanggan (Customer Segment) 4.2. Proposisi Nilai (Value Proposition) 4.3. Channel (Saluran Distribusi dan Komunikasi) 4.4. Hubungan Pelanggan (Customer Relationships) 4.5. Aliran Pendapatan (Revenue Stream) Jenis PendapatanContoh Produk/LayananKeteranganTransaksi SekaliJual rumah, produk packagingPembayaran satu kaliPendapatan 4.6. Sumber Daya Kunci (Key Resources) 4.7. Aktivitas Kunci (Key Activities) 4.8. Kemitraan Kunci (Key Partners) 4.9. Struktur Biaya (Cost Structure) 5. Pentingnya Personal Branding dan Kejelasan Bisnis6. Kesimpulan dan Tugas

    BMC - Bisnis Model Canvas

About

Hidup itu laksana keran (kran) air,apabila telah menerima maka cepat kita bagikan,agar orang lain turut serta menikmati apa yang kita dapatkan dari kebaikan tersebut