Apa sebenarnya yang kita kejar ketika bekerja keras. Nama besar, uang, jabatan, atau sesuatu yang lebih berarti dari itu? Dalam episode kali ini, kita berbincang bersama Rizky Aditya Putra, Bupati Lamandau, tentang perjalanan hidup yang membawanya dari dunia usaha, aktivitas sosial, hingga akhirnya masuk ke dunia politik. Menariknya, menjadi bupati bukanlah cita-cita yang sejak awal direncanakan. Baginya, kesempatan memimpin justru hadir ketika Rizky melihat ada ruang yang lebih besar untuk memberi dampak kepada masyarakat. Percakapan ini membawa kita melihat sisi lain dari kepemimpinan. Bukan hanya soal program, penghargaan, atau seberapa tinggi sebuah jabatan, tetapi tentang kesediaan untuk hadir dan memahami persoalan secara langsung. Rizky bercerita tentang kebiasaannya mengunjungi bahkan menginap di desa-desa terpencil untuk melihat sendiri kehidupan masyarakat. Rizky juga berbicara mengenai pendidikan, kesehatan, infrastruktur, hingga tantangan membangun daerah dengan sumber daya yang terbatas. Di balik semuanya ada prinsip sederhana bahwa penghargaan dan prestasi bukan tujuan utama. Semuanya hanyalah bonus setelah pekerjaan dilakukan dengan sungguh-sungguh. Namun menjadi pemimpin tentu tidak selalu nyaman. Kritik, penolakan, bahkan haters adalah bagian dari perjalanan. Dalam episode ini muncul sebuah perspektif menarik bahwa ketika seseorang bersedia menjadi pemimpin, ia juga harus bersedia untuk tidak disukai semua orang. Energi tidak perlu dihabiskan untuk menjawab setiap serangan yang lebih penting adalah terus melakukan yang terbaik selama amanah itu masih diberikan. Karena pada akhirnya, jabatan bukan sesuatu yang kita miliki selamanya. Bagi generasi muda, episode ini juga menghadirkan banyak bahan refleksi. Pentingnya memilih lingkungan dan komunitas yang membantu kita berkembang, berani mengejar passion tetapi tetap mau belajar, membangun kompetensi, berkolaborasi, dan menjalani proses yang tidak selalu terlihat orang lain. Kita sering melihat keberhasilan seseorang di bagian akhirnya, tetapi jarang melihat kegagalan, rasa sakit, dan usaha yang membentuk perjalanan tersebut. Behind every success, there is always a chapter of struggle that most people never see. Episode ini mengajak kita mempertanyakan kembali definisi sukses yang selama ini kita pegang. Mungkin sukses bukan tentang seberapa cepat kita mendapatkan posisi, seberapa besar penghasilan kita, atau seberapa dikenal nama kita. Mungkin yang lebih penting adalah seberapa serius kita bekerja, seberapa banyak kita terus belajar, dengan siapa kita berkolaborasi, dan seberapa besar dampak yang bisa kita tinggalkan. Seperti pesan penutup Rizky kepada generasi muda, terus bekerja keras, tetap semangat, lakukan kolaborasi.