Kencan Dengan Tuhan

Danang Kurniawan

Renungan harian Katolik dengan merefleksikan ayat Kitab Suci. Renungan ini disusun oleh Bapak Dodi Albertus dan telah lama viral di jagat WA Grup, kini hadir dalam media audio digital. selamat mendengarkan. Untuk kritik dan saran dapat dikirimkan ke email kencandengantuhan@gmail.com

  1. 10h ago

    Edisi Hari Kamis, 20 Agustus 2026 - Percaya padaNya dan Ijinkan Dia Ubah Hidupmu

    Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 20 Agustus 2025 Bacaan: "Tetapi sekarang, ya Tuhan, Engkaulah Bapa kami! Kamilah tanah liat dan Engkaulah yang membentuk kami, dan kami sekalian adalah buatan Tangan-Mu." (Yesaya 64:8) Renungan: Di satu kota, ada seorang pria setengah baya yang sangat terkenal karena kemampuan sulapnya. Pria setengah baya tersebut memiliki keunikan, dan banyak orang yang terkagum-kagum akan kemampuannya tersebut, mulai dari anak-anak sampai orang dewasa. Pria setengah baya tersebut adalah seorang pesulap handal. Pria setengah baya ini memiliki banyak trik sulap yang dapat ditunjukkan kepada para penonton bila ia mengadakan suatu pertunjukkan. Tidak heran, orang-orang di kota tersebut tidak bosan bila ia mengadakan pertunjukkan sulap. Suatu ketika, dalam suatu pertunjukkan besar, seperti biasa pria setengah baya ini menunjukkan kemampuan sulapnya. Dari satu aksi sulap ke aksi sulap lainnya, pria setengah baya ini selalu memukau penonton dan membuat banyak orang tersenyum puas atas apa yang dilakukannya di atas panggung. Sampailah pada akhir pertunjukkan. Pria setengah baya tersebut mengatakan sesuatu yang mengagetkan penonton yang ada tersebut, "Terima kasih atas apresiasi Anda-anda terhadap setiap penampilan saya di atas panggung ini. Tidak terasa, saya melakukan atraksi sulap di atas panggung ini sudah 28 tahun dan itu tidaklah mudah," kata pria setengah baya tersebut. Lalu dia menambahkan lagi, "Anda-anda mungkin terkesan dengan pertunjukkan ini, tetapi ada satu hal yang harus Anda-anda ingat, bahwa saya adalah orang biasa. Benar, saya bisa mengubah benda-benda dengan trik-trik sulap yang saya pelajari. Tapi, akhir-akhir ini saya sadar bahwa hidup ini tidak dapat disulap seperti yang saya mau. Hanya ada satu pribadi yang dapat melakukannya, yakni Yesus. DIA tidak menyulap kehidupan, tetapi mengubah kehidupan." Setelah berbicara kepada para penonton, pria setengah baya tersebut membungkukkan diri sebagai ungkapan ucapan terima kasih. Orang-orang yang hadir pada pertunjukkan tersebut, mereka semua berdiri dari tempat duduk dan memberikan tepuk tangan meriah kepada pesulap handal tersebut. Pertunjukkan itu pun berakhir dengan sukses. Dalam kehidupan ini, seringkali kita ingin mengubah kehidupan kita secara instan seperti sulapan. Kita berpikir bahwa hidup ini seperti sulap sehingga seringkali mengandalkan seseorang yang katanya "orang pintar" untuk menyulap hidup kita. Hal itu mungkin dapat terjadi dalam hidup kita, tetapi itu tidak kekal, dan ujungnya menuju kepada maut. Hanya Yesus yang dapat mengubah kehidupan kita, bersifat kekal, dan ujungnya menuju ke surga. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, ubahlah hidupku sehingga menjadi baru. Baru dalam pikiran, perkataan, perasaan dan perbuatanku. Amin. (Dod).

    Edisi Hari Kamis, 20 Agustus 2026 - Percaya padaNya dan Ijinkan Dia Ubah Hidupmu
  2. 1d ago

    Edisi Hari Rabu, 19 Agustus 2026 - Tekun berlatih dan disiplin diri

    Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 19 Agustus 2026 Bacaan: "Sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apa pun." (Yakobus 1:3-4) Renungan: Seorang atlet renang nasional yang baru saja memecahkan rekor nasional 200 meter gaya bebas sedang diwawancarai beberapa wartawan televisi dan surat kabar nasional. Adapun rekor nasional yang dipecahkannya sempat bertahan selama dua puluh lima tahun tanpa ada seorang atlet pun yang mampu memecahkannya. Namun, setelah dua puluh lima tahun kemudian akhirnya perenang tersebut dapat memecahkan rekor dengan catatan waktu empat detik lebih cepat daripada rekor lama. Beberapa wartawan mencoba bertanya tentang rahasia serta kiatnya sehingga ia mampu memecahkan rekor yang sudah bertahan sekian puluh tahun tersebut. Perenang itu menjawab, "Untuk waktu empat detik lebih cepat, saya memerlukan latihan terus-menerus selama empat tahun." Wow....hanya untuk selisih waktu empat detik, dibutuhkan latihan terus menerus selama empat tahun, sungguh luar biasa. Bila kita perhatikan, rata-rata orang yang mengalami sukses memiliki kesamaan, yaitu ketekunan dalam berlatih. Kita sering terpukau atas kemenangan yang diraih seorang atlet atau pun kesuksesan seseorang tanpa pernah memikirkan proses latihan dan usaha serta ketekunan mereka, yang begitu memakan waktu dan sulit. Latihan yang serius, penuh disiplin diri, dan konsisten akan mempermudah seseorang meraih prestasi. Seseorang bertanya pada seorang motivator kelas dunia, "Berapa lama anda mempersiapkan bahan untuk sebuah konferensi?" "Saya terus berlatih selama tiga jam sehari." Ia tidak pernah mengambil jalan pintas, dan tidak pernah menganggap remeh sebuah konferensi ataupun seminar, sekalipun ia telah menjadi motivator kelas dunia. Karena justru latihan itulah yang telah mengantarnya menjadi motivator kelas dunia. Salah satu hal yang membedakan seseorang mengalami sukses atau tidak adalah: latihan yang terarah dan disipin diri. Mari mulai hari ini kita menetapkan hati untuk terus berusaha, berlatih dan memperhebat setiap kemampuan yang kita miliki, baik dalam pekerjaan, pelayanan, maupun dalam segala aktivitas lainnya, sampai akhirnya kita mencapai keberhasilan. Karena, hanya orang yang pandai melatih diri saja yang akan menjadi pemenang sejati. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, berilah aku rahmat kesetiaan, kedisiplinan dan tekun belajar untuk setiap tugas yang telah Kau percayakan padaku, sehingga hasil yang kuperoleh dapat memberkati banyak orang dan memuliakan nama-Mu. Amin. (Dod).

    Edisi Hari Rabu, 19 Agustus 2026 - Tekun berlatih dan disiplin diri
  3. 2d ago

    Edisi Hari Selasa, 18 Agustus 2026 - Bersinar di dalam Terang Tuhan

    Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 18 Agustus 2026 Bacaan: "Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang." (Efesus 5:8) Renungan: Sepulang dari sebuah perjalanan ke luar negeri, seorang pria membelikan oleh-oleh bagi istrinya berupa sebuah kotak korek api yang bercahaya dalam gelap. Saat ia memberikan kepada istrinya, ia ingin memperlihatkan bahwa kotak itu bisa bercahaya dalam gelap, namun sewaktu lampu dipadamkan kotak itu tidak mengeluarkan Cahaya. "Apanya yang unik kalau seperti ini?" demikian seru istrinya. Dengan kecewa pria itu berkata, "Aku telah tertipu." Tapi saat istrinya membolak balik kotak korek api itu, dia melihat sederet kalimat dalam bahasa Perancis. Setelah bertanya pada seorang teman, ternyata kalimat itu berbunyi, "Jika Anda ingin saya bersinar pada malam hari, jemurlah saya di bawah terik matahari." Karena itu si istri lalu menempatkan kotak itu di jendela, agar terkena sinar matahari. Sorenya saat sang suami pulang, ia memadamkan lampu dan memperlihatkan pada suaminya bagaimana kotak itu sekarang bisa bercahaya. Suaminya heran dan bertanya, "Apa yang kau lakukan?" Istrinya menjawab, "Sekarang aku sudah tahu rahasianya. Kotak itu harus di jemur di bawah terang terlebih dahulu supaya dapat bercahaya." Sama halnya dengan kita pengikut Yesus, jika kita ingin bersaksi di tengah kegelapan dunia ini, kita harus berada di dalam terang Tuhan dulu. Berjemurlah dalam terang firman Tuhan, penuhilah hidup kita dengan hadirat Tuhan, dan izinkan Roh Kudus memakai hidup kita untuk bercahaya dalam kegelapan. Jadi mari berada di dalam terang Tuhan terlebih dahulu, karena kita tidak bisa bersinar dengan kekuatan kita sendiri. Kita hanya bisa bersinar jika kita berada di bawah terang Kristus Yesus. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, inilah diriku kuserahkan pada-Mu. Mampukan aku untuk mau membaca dan memahami firman-Mu, sehingga hidupku dapat diubahkan menjadi baru. Amin. (Dod).

    Edisi Hari Selasa, 18 Agustus 2026 - Bersinar di dalam Terang Tuhan
  4. 3d ago

    Edisi Hari Senin, 17 Agustus 2026 - Tenanglah, Dia selalu memberi yang terbaik

    Kencan Dengan Tuhan - Senin, 17 Agustus 2026 Bacaan: "Kembalilah tenang, hai jiwaku, sebab Tuhan Allah telah berbuat baik kepadamu." (Mazmur 116:7) Renungan: Bruce Larson menulis dalam Wind and Fire, "Beberapa tahun yang lalu saya hampir tenggelam akibat badai di laut di Teluk Mexico ketika saya mendapati diri saya berenang jauh dari pantai, berusaha mencapai perahu saya yang terhanyut. Saya terjebak dalam keadaan sulit itu karena kebodohan saya sendiri, sesuatu yang sama sekali tidak biasanya terjadi. Saya masih ingat mengatakan, 'Yah, inilah saatku.' Ombaknya setinggi tujuh atau delapan kaki, dan langit gelap dengan angin kencang dan kilat menyambar-nyambar. Saya sedang terhanyut di laut saat Firman Tuhan datang pada saya dan menyelamatkan nyawa saya. Yang saya rasa la katakan adalah, 'Aku di sini, Larson, dan engkau tidak akan pulang secepat yang engkau kira. Bisakah engkau menjejak-jejakkan kaki di air?' Entah bagaimana itu tak pernah terpikirkan oleh saya, karena sebelumnya saya hanya berusaha berenang dengan kalap. Seandainya saya terus saja dengan kalap berusaha berenang kembali ke pantai, tenaga saya pasti terkuras dan tenggelamlah saya. Dalam segala macam keadaan, kita dapat membuat masalah menjadi lebih buruk dengan upaya-upaya kalap kita untuk menyelamatkan diri kita sendiri, padahal Tuhan sedang berusaha mengatakan kepada kita, 'Tenanglah.' Seringkali, bukannya tenang, kita membuat diri kita berada dalam keadaan berbahaya dan semakin kita berusaha justru semakin buruk jadinya." Apakah saat ini kita sedang berusaha menyelesaikan berbagai persoalan dan tantangan kehidupan yang kita hadapi dengan ketakutan dan kecemasan sehingga kita mulai menjadi kalap? Kalau kita merasa seolah tiada lagi jalan keluar, mungkin inilah saatnya yang paling tepat bagi kita untuk berhenti sejenak dari upaya menggebu-gebu kita dalam mencari penyelesaian atau jawaban dengan cara kita sendiri. Beri Tuhan Yesus waktu untuk melakukan karya-Nya, dan untuk menyampaikan hikmat-Nya kepada kita. Tenanglah, karena Dia tetap Tuhan yang memegang kendali secara penuh atas seluruh aspek kehidupan kita. Karena Tuhan akan selalu memberikan yang terbaik, kepada mereka yang menyerahkan pilihannya kepada Tuhan Yesus. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, kuserahkan setiap permasalahan yang terjadi dalam hidupku kepada-Mu. Aku mengimani sabda-Mu, "Tenanglah, Aku ini jangan takut." Inilah sumber kekuatan hidupku, tenang bersama-Mu. Amin. (Dod).

    Edisi Hari Senin, 17 Agustus 2026 - Tenanglah, Dia selalu memberi yang terbaik
  5. 4d ago

    Edisi Hari Minggu, 16 Agustus 2026 - Selalu dekat kepadaNya

    Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 16 Agustus 2026 Bacaan: "Tidakkah kautahu, dan tidakkah kaudengar? TUHAN ialah Allah kekal yang menciptakan bumi dari ujung ke ujung; Ia tidak menjadi lelah dan tidak menjadi lesu, tidak terduga pengertian-Nya. Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya." (Yesaya 40:28-29) Renungan: Suatu ketika, di tahun 1968 ada seseorang yang sedang dalam perjalanan dengan pesawat terbang menuju New York. Saat pesawat bersiap untuk mendarat, pilotnya menyadari bahwa roda tidak bisa diturunkan. Penumpang akhirnya diberitahu untuk menundukkan kepala dan menempatkannya di antara kedua kaki mereka sambil memegang pergelangan kaki untuk mengurangi dampak kecelakaan. Kemudian, hanya beberapa menit sebelum mendarat, pilot membuat pengumuman melalui pengeras suara: "Kita akan mulai pendaratan. Pada saat ini, sesuai dengan peraturan penerbangan internasional di Jenewa, sudah menjadi tanggung jawab saya untuk memberitahu bagi Anda yang percaya kepada Tuhan untuk memanjatkan doa." Puji Tuhan Yesus bahwa pendaratan dapat dilakukan dengan baik. Tidak ada yang terluka, walau ada kerusakan besar pada pesawat, dan maskapai penerbangan akan mengingat hal itu dalam waktu yang lama. Luar biasa. Satu-satunya yang memunculkan aturan "rahasia" penerbangan tadi adalah Krisis. Ketika menghadapi masalah dan jalan buntu, maka saat itulah masyarakat kita membuat sebuah pengakuan untuk Tuhan -"Jika Anda percaya... maka Anda harus berdoa." Inilah yang terjadi dalam kehidupan, ketika kita menghadapi krisis baru kita ingat bahwa dengan iman percaya kepada Tuhan dan sebuah doa sederhana, pertolongan Tuhan mungkin datang. Penderitaan mengingatkan kita pada Tuhan. Bahwa di atas kondisi kita yang paling buruk sekalipun, ada satu pribadi yang berdaulat yang dapat mengubah situasi dan kondisi tersebut dalam sekejab. Pribadi itu adalah Yesus Kristus. Dan bagi kita yang percaya kepada-Nya... dalam kondisi apapun, tidak perlu menunggu krisis terjadi dalam hidup kita, mari panjatkan doa kita kepada-Nya dengan disertai ucapan syukur. Percayalah bahwa Dia mendengarkan kita, bahkan Dia bersama dengan kita setiap waktu. Jadi jangan menunggu krisis datang, untuk mulai berdoa dan bercakap-cakap dengan Tuhan kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, Engkaulah andalanku. Dalam situasi apapun hanya Engkaulah yang menjadi sumber kekuatanku. Ajarilah aku selalu memberikan waktuku yang terbaik untuk hidup dekat dengan-Mu. Amin. (Dod).

    Edisi Hari Minggu, 16 Agustus 2026 - Selalu dekat kepadaNya
  6. 5d ago

    Edisi Hari Sabtu, 15 Agustus 2026 - Memelihara dan memperjuangkan impian

    Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 15 Agustus 2026 Bacaan: "Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu." (Yohanes 14:12) Renungan: Di San Yidro ada sebuah peternakan kuda. Pemiliknya adalah Monty Robert. Saat masih sekolah ia pernah mendapat tugas menulis apa yang ia impikan setelah dewasa. Dengan mantap ia menulis impiannya yaitu ingin mempunyai peternakan kuda seluas 200 hektar, la menuliskan impiannya dengan sangat detail, lengkap dengan gambarnya. Besoknya ia menyerahkan tugas itu kepada gurunya. Namun, sang guru hanya memberi nilai F untuk tugas itu. Karena penasaran Monty bertanya, "Mengapa aku mendapat nilai F?" Gurunya menjawab, "Karena itu adalah mimpi yang tidak realistis untuk anak seusiamu, kamu tidak akan punya uang yang cukup. Kamu berasal dari keluarga pelatih kuda." Monty berkata lagi, "Bapak boleh saja memberikan nilai F, tetapi aku akan tetap memelihara impianku." Sekian tahun berlalu, akhirnya Monty berhasil mewujudkan impiannya, dia benar-benar memiliki sebuah peternakan kuda. Suatu hari, guru yang pernah memberi nilai F itu datang bersama 30 orang siswa untuk berkemah di peternakannya. Setelah mengenali Monty, gurunya terkejut dan malu, lalu berkata, "Monty selama ini aku telah menjadi pencuri impian banyak siswa. Tetapi untunglah kamu punya cukup kekuatan untuk tidak menyerah pada impianmu." Sebuah kata bijak berkata, "Gantungkanlah cita-cita Anda setinggi mungkin. Jangan biarkan siapa pun juga menghalangi Anda." Ya, apapun jalan yang kita pilih, akan selalu ada orang yang mengatakan bahwa kita keliru. Dan tugas kita adalah berhenti mendengarkan apa yang dikatakan orang lain tentang apa yang bisa atau tidak bisa kita lakukan. Karena apapun tidak akan terjadi dalam hidup kita kecuali didahului oleh sebuah mimpi. Jadi bermimpilah besar dan wujudkan betapapun sulitnya itu, karena Tuhan kita adalah Tuhan yang besar. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, mampukan aku untuk mewujudkan mimpiku untuk masa depanku. Biarlah melalui berkat-Mu apa yang menjadi impianku dapat sesuai dengan kehendak-Mu. Amin. (Dod).

    Edisi Hari Sabtu, 15 Agustus 2026 - Memelihara dan memperjuangkan impian
  7. 6d ago

    Edisi Hari Jumat, 14 Agustus 2026 - Libatkan Tuhan sebagai Mitra Kerja Andalan

    Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 14 Agustus 2026 Bacaan: "Diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan, yang menaruh harapannya pada Tuhan." (Yeremia 17:7) Renungan: Bertahun-tahun yang silam ada seorang laki-laki muda yang bermaksud memulai bisnis kecil di Chicago. Bisnis yang akan dijalankannya adalah bisnis keju. Namun, bisnis tersebut ternyata terlilit utang yang sangat besar. Menanggapi kegagalannya itu, salah seorang temannya berkata, "Anda telah melakukan kesalahan. Anda tidak menyertakan Tuhan di dalam bisnis Anda. Anda tidak bekerja sama dengan-Nya." Laki-laki muda itu berpikir sejenak, "Benar juga, saya tidak menyertakan Tuhan di dalam bisnis ini padahal Tuhan sanggup memberkati pekerjaan saya dan Dia bisa melakukan mukjizat." Sejak saat itu laki-laki muda ini lalu menjadikan Tuhan sebagai " partner senior" di dalam bisnisnya. la mulai melibatkan Tuhan dalam setiap keputusan-keputusan penting yang dia ambil, ia mulai bertanya terlebih dahulu kepada Tuhan, setiap hendak melakukan keputusan-keputusan penting dan bisnis tersebut akhirnya benar-benar berkembang menjadi bisnis keju terbesar di dunia. Tahukah anda siapa nama laki-laki muda itu? Namanya adalah J. L. Kraft, yang dikenal sebagai pimpinan Perusahaan Keju Kraft! Siapa yang tidak kenal keju Kraft yang sering kita pakai ketika membuat kue atau dimakan dengan roti? Siapa yang akan kita cari dahulu ketika hendak membuka sebuah usaha atau memulai sebuah pekerjaan? Atau hendak membuat sebuah keputusan penting ? Kepada siapa kita meminta pendapat tentang rencana-rencana kita? Jika selama ini kita sering mengandalkan diri sendiri, mari mulai hari ini kita belajar untuk menjadikan Tuhan sebagai partner bisnis kita. Begitu banyak produk-produk terkenal di dunia ini yang ternyata pemiliknya adalah orang-orang yang menjadikan Tuhan sebagai teman kerja mereka. Mereka tidak bekerja sendiri tetapi mempunyai partner bisnis yang andal dan tidak tertandingi. Tidak heran bila mereka berhasil. Hari ini sudahkah kita meminta Tuhan untuk menjadi rekan kerja kita? Ingatlah, hubungan antar manusia mungkin memang pernah membantu kita melalui rintangan-rintangan besar, tapi tidak semuanya. Hanya hubungan dengan Tuhanlah yang dapat memungkinkan kita untuk melewati semua rintangan, dan menyelesaikannya dengan sempurna. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, berkatilah usaha yang aku jalani saat ini. Kuserahkan semuanya dalam kuasa-Mu, sehingga Engkau yang memegang kendali atasnya. Amin. (Dod).

    Edisi Hari Jumat, 14 Agustus 2026 - Libatkan Tuhan sebagai Mitra Kerja Andalan
  8. Aug 12

    Edisi Hari Kamis, 13 Agustus 2026 - Menyediakan waktu dan kehadiran untuk Tuhan

    Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 13 Agustus 2026 Bacaan: "Maka Engkau akan memanggil, dan aku pun akan menyahut; Engkau akan rindu kepada buatan tangan-Mu." (Ayub 14:15) Renungan: Seorang ayah dan putrinya memiliki hubungan yang sangat dekat dan mereka menghabiskan banyak waktu bersama-sama. Lalu suatu hari, si ayah melihat perubahan dalam perilaku putrinya. Jika ia mengajaknya pergi berjalan-jalan, putrinya menyampaikan berbagai alasan untuk tidak pergi. Jika la menawari untuk mentraktir es krim di sebuah toko soda dekat rumah, putrinya menolak tawaran itu, namun mendorong si ayah untuk pergi sendiri. Jika si ayah berkata ia hendak pergi mengantarkan sesuatu ke luar kota dan mengajak putrinya itu untuk turut serta, dimana sebelumnya hal ini adalah sebuah kegiatan yang sangat disukai putrinya, maka kini putrinya itu memberi suatu alasan mengapa ia tak bisa pergi. Si ayah sangatlah bersedih hati karena kini putrinya itu sudah tidak mau menemaninya lagi, dan walaupun ia seringkali menyelidiki hati dan ingatannya, berusaha untuk mencari suatu kejadian yang mungkin telah merusak hubungan mereka, tetap saja ia tak dapat menemukan alasan bagi perilaku putrinya yang mendadak berubah seratus delapan puluh derajat. Suatu hari saat ulang tahunnya tiba, putrinya dengan bangga datang menghampiri sang ayah dan menghadiahinya sepasang sandal sulam yang cantik, sambil berkata, "Aku membuatnya sendiri, khusus untuk Ayah." Saat itulah, ia mengerti di mana putrinya berada selama tiga bulan terakhir. la berkata kepada putrinya, "Sayangku, aku sangat menyukai sepasang sandal sulam ini, tapi lain kali, biarlah aku membeli saja sandal sulam agar aku dapat menghabiskan bersamamu semua waktu yang kaugunakan untuk membuatnya. Karena, aku lebih senang berada bersamamu dari pada apa pun yang dapat kaubuat untukku." Demikian pulalah halnya dengan Bapa Sorgawi kita. la jauh lebih menyukai kehadiran kita, daripada pekerjaan atau perbuatan baik apa pun yang kita persembahkan kepada-Nya. Melayani pekerjaan Tuhan adalah suatu kegiatan yang sangat baik, menghadiri pertemuan-pertemuan ibadah memang harus dilakukan, namun jangan sampai semua hal yang tampaknya baik itu, membuat kita kehilangan waktu untuk bersekutu secara pribadi dengan Bapa Sorgawi kita, karena Dia jauh lebih menginginkan dan merindukan kehadiran kita dibandingkan dengan hal-hal baik yang dapat kita perbuat bagi-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, jamahlah hatiku agar aku mau menyediakan waktuku yang terbaik untuk kuberikan pada-Mu dalam doa dan penyembahan ku. Amin. (Dod).

    Edisi Hari Kamis, 13 Agustus 2026 - Menyediakan waktu dan kehadiran untuk Tuhan

Ratings & Reviews

5
out of 5
2 Ratings

About

Renungan harian Katolik dengan merefleksikan ayat Kitab Suci. Renungan ini disusun oleh Bapak Dodi Albertus dan telah lama viral di jagat WA Grup, kini hadir dalam media audio digital. selamat mendengarkan. Untuk kritik dan saran dapat dikirimkan ke email kencandengantuhan@gmail.com