Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 2 Oktober 2026 Bacaan: "Haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun." (Ulangan 6:7) Renungan: Jika ada satu profesi yang paling jarang mendapat komentar miring, saya rasa pemadam kebakaran adalah salah satunya. Berbeda dengan polisi yang berpatroli atau dokter yang tak pernah kehabisan pasien, pemadam kebakaran memang hanya muncul saat terjadi kebakaran. Kebakaran tentu bukan peristiwa yang sering terjadi. Namun jika terjadi, dampaknya amat menghancurkan dan menakutkan. Tak heran, pemadam kebakaran benar-benar tampak seperti pahlawan. Apalagi belakangan petugas pemadam tak lagi khusus menangani kebakaran. Dari membersihkan sarang lebah, menangkap ular, sampai urusan tangan terjepit, banyak orang kini meminta tolong petugas pemadam yang dengan senang hati menolong. Pemadam kebakaran memang profesi mulia dan banyak menolong. Tapi, keberadaannya tidak selalu kita rasakan. Hanya ketika kita butuh bantuan, baru mereka datang. Dalam hal menjadi orang tua, kita tidak boleh bersikap seperti pemadam kebakaran. Kita hanya muncul di kehidupan anak saat mereka butuh bantuan atau dalam masalah. Atau malah sebaliknya, kita hanya muncul ketika anak meraih prestasi saja. Saat masalah terjadi, kita berikan teguran dan hukuman. Dan saat prestasi diraih, kita berikan hadiah kepada anak. Pertanyaannya, bagaimana kita bisa membangun sebuah kedekatan dan relasi yang hangat serta saling percaya, jika interaksi kita hanya terjadi di dua jenis peristiwa saja? Anak membutuhkan orang tuanya bukan hanya saat mereka mengalami masalah. Maka, jangan setelah anak terlibat kasus, baru kita panik, marah, atau ingin memahami anak. Setelah anak jatuh sakit, baru kita memberi perhatian. Nyatanya, kadang itu sudah cukup terlambat. Bacaan hari ini memang biasanya ditujukan untuk mengingatkan pentingnya mengajarkan firman Tuhan kepada anak. Tapi, perhatikan juga kapan itu dilakukan; saat duduk, dalam perjalanan, berbaring atau bangun. Bisa dilihat, Alkitab mengajar bahwa mendidik dan membimbing anak itu harus dilakukan di segala situasi. Ya, jangan jadi orang tua tipe pemadam kebakaran. Jadilah orang tua yang selalu hadir, yang selalu membuka diri untuk anak, dan memberikan teladan serta pengajaran yang benar. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, penuhilah kami sebagai orang tua kuasa penuh untuk mendidik anak-anak kami, agar kelak mereka dapat bertumbuh menjadi pribadi yang membanggakan Engkau. Amin. (Dod).