C3 Reach Pemulihan Kupang

C3 Reach Pemulihan Kupang

| Kumpulan Seri Khotbah Gereja C3 Reach Pemulihan Kupang |

  1. Aug 14

    Seri 4 - Bertakhta | Ps. Charles Bessie

    Kata insignifikan. Menggambarkan sesuatu yang ringan, enteng, kurang berarti, remeh, dan tidak penting. Mungkin inilah kata yang cocok untuk menggambarkan suatu kota yaitu Betlehem, Efrata. Betlehem Efrata tidaklah signifikan, sebab dalam sejarah Israel, Betlehem dan Efrata bukanlah kaum yang terkenal. Sebab dalam sejarah Israel terjadi peperangan dan pertempuran, setiap suku diberi tugas untuk mengirimkan orang-orang untuk berpartisipasi dalam peperangan, namun Efrata ialah suku yang terkecil dan tidak memilki pahlawan. Di dalam sejarah, Israel yang pernah ada dalam masa kelam tidak ada kehidupan, hanya ada kegelapan, namun ada satu suku yang berdiam didalamnya dan itu ialah Bertlehem Efrata yang terkenal dengan reputasi "insignifikan." Keadaaan yang sama dengan kita saat ini, dimana kita hidup di dunia yang gelap, banyak masalah, segala sesuatu menjadi menakutkan dan mengintimidasi, keadaan menjadi sulit dalam hal ekonomi, dan mungkin juga dalam hati kita timbul pernyataan, bahwa saya insignifikan, tidak berarti, segala sesuatu yang saya lakukan kelihatannya berat, di momen seperti ini apakah respon yang kita pilih ialah menginjikan tawaran dunia masuk dan mengendalikan kita, atau justru kita tetap mau berjalan maju kedepan, sebab kita tahu ada hari esok bagi orang-orang yang percaya kepada Dia? Respon apa yang kita pilih di musim seperti ini? Temukan jawabannya dalam Seri 4 - Bertakhta | Ps. Charles Bessie, Gembala Senior Gereja C3 Reach Pemulihan Kupang. Selamat mendengarkan, silahkan dibagikan. Tuhan Yesus memberkati.

    Seri 4 - Bertakhta | Ps. Charles Bessie
  2. Aug 13

    Seri 5 - Bertakhta | Ps. Charles Bessie

    Kehadiran ialah kata yang manis, bermakna, penuh nostalgia dan nikmat. Semua kita diciptakan untuk mendambakan sebuah kehadiran. Dalam konteks pribadi, tidak ada orang yang bisa mengantikan posisi orang-orang terkasih dan yang kita cintai di hidup kita, mungkin dalam bentuk hadiah bisa, pada level tertentu dia memuaskan kita tetapi kita masih menuntut yang namanya "kehadiran." Ucapan, telfon, oleh-oleh, atau apapun itu mungkin bisa menghibur 'sedikit,' namun tetap kita menuntut yang namanya kehadiran. Kehadiran begitu dirindukan, bukankah? Bahkan teknologi saat ini diciptakan untuk menjembatani kehadiran tersebut dengan orang-orang yang kita kasihi, tetapi di satu titik seberapa kuat kita berusaha menciptakan dan mencari solusi untuk hadir dalam momen tersebut, kita sadar bahwa selalu ada yang namanya kekurangan. Kita tahu bahwa kita tidak maha hadir, kita tidak bisa ada dalam setiap momen waktu apalagi kalau itu momen yang bersamaan. Allah menciptakan kita seperti itu, agar dalam perjalanan musim kehidupan ini akan lebih baik kalau kita tahu bahwa kita tidak dapat berjalan sendiri. Kalau kita tahu bahwa ada pribadi yang menyertai, berjalan dan menuntun setiap langkah kita. Entah itu dalam duka atau suka, kalau kita tidak sendiri maka kita dapat melewatinya. Tetapi jikalau sendirian, terkadang beban yang sebenarnya tidak terlalu berat, menjadi sangat membebani sebab semua itu kita pikul sendiri. Seri ini menolong kita mengenal bahwa kita punya satu Pribadi yang setia hadir dan menyertai kita. Mari simak secara spesifik dalam Seri 5 - Bertakhta | Ps. Charles Bessie, Gembala Senior Gereja C3 Reach Pemulihan Kupang. Selamat mendengarkan, silahkan dibagikan. Tuhan Yesus memberkati.

    Seri 5 - Bertakhta | Ps. Charles Bessie

About

| Kumpulan Seri Khotbah Gereja C3 Reach Pemulihan Kupang |