Renungan Anak GKY Mabes

SM GKY Mangga Besar

Audio ini membantu kalian untuk bisa melakukan, mendengarkan, dan merenungkan firman Tuhan setiap hari. Renungan akan diposting setiap hari. Mari kita bertumbuh bersama-sama di dalam Tuhan melalui firman-Nya. Tuhan Yesus memberkati.

  1. 21h ago

    Apakah Nama Para Perempuan Bertentangan? (2 September)

    Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Apakah Nama Para Perempuan Bertentangan? Diambil dari Lukas 24:1 “Tetapi pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu mereka pergi ke kubur membawa rempah-rempah yang telah disediakan mereka.” Wonder Kids, pada pagi hari setelah hari Sabat, beberapa perempuan pergi ke kubur Yesus. Mereka membawa rempah-rempah yang sudah dipersiapkan untuk tubuh-Nya. Namun, ketika membaca keempat Injil, kita menemukan bahwa nama-nama perempuan yang dicatat tidak selalu sama. Matius menyebut Maria Magdalena dan Maria yang lain. Markus menyebut Maria Magdalena, Maria ibu Yakobus, dan Salome. Lukas menyebut Maria Magdalena, Yohana, Maria ibu Yakobus, serta beberapa perempuan lainnya. Sementara itu, Yohanes lebih banyak menyoroti Maria Magdalena. Apakah ini berarti keempat Injil saling bertentangan? Tidak. Tidak ada satu pun penulis Injil yang berkata, “Hanya perempuan-perempuan inilah yang datang dan tidak ada orang lain.” Setiap penulis memilih beberapa nama yang dianggap penting bagi cerita yang sedang disampaikannya. Coba bayangkan beberapa anak pergi bersama-sama mengunjungi seorang teman. Seorang anak berkata, “Aku pergi bersama Andi.” Anak lainnya berkata, “Aku pergi bersama Andi, Budi, dan Citra.” Apakah anak pertama berbohong? Tentu tidak. Ia hanya tidak menyebutkan semua orang yang ikut pergi. Begitu juga dengan para perempuan yang datang ke kubur. Semua catatan itu dapat benar secara bersamaan. Maria Magdalena hadir, tetapi ia tidak sendirian. Para penulis Injil hanya menyoroti nama yang berbeda sesuai dengan tujuan penulisan mereka. Yang terutama, semua Injil sepakat pada satu kabar besar: para perempuan datang ke kubur pada pagi hari pertama dalam minggu dan menemukan kubur itu kosong. Yesus tidak ada di sana karena Dia sudah bangkit! Menariknya, pada zaman itu kesaksian perempuan sering kurang dihargai masyarakat. Namun, Tuhan justru memakai mereka sebagai saksi pertama kubur kosong. Tuhan menghargai dan memakai siapa saja yang setia kepada-Nya. Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Ceritakan kepada seseorang bahwa perbedaan nama tidak mengubah kebenaran bahwa Yesus sungguh bangkit. Mari kita berdoa: Tuhan, tolong aku membaca firman-Mu dengan teliti dan tidak mudah bingung. Buat aku berani menyampaikan bahwa Yesus sungguh hidup. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin. Wonder Kids, ingatlah: nama-nama yang dicatat mungkin berbeda, tetapi kabar besarnya tetap sama—kubur Yesus kosong karena Dia sungguh bangkit. Tuhan Yesus memberkati.

  2. 1d ago

    Inti Sejarah dari Kisah Kubur Yesus (1 September)

    Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Inti Sejarah dari Kisah Kubur Yesus Diambil dari Lukas 24:6 “Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit. Ingatlah apa yang dikatakan-Nya kepada kamu, ketika Ia masih di Galilea.” Wonder Kids, kita sudah belajar bahwa ada beberapa perbedaan kecil dalam catatan Injil tentang kebangkitan Yesus. Misalnya, ada Injil yang menyebut satu malaikat, sedangkan Injil lain menyebut dua. Ada juga perbedaan mengenai nama para perempuan yang datang ke kubur dan urutan beberapa peristiwa. Ada orang yang memakai perbedaan-perbedaan itu untuk berkata bahwa kisah kebangkitan Yesus tidak dapat dipercaya. Namun, seorang ahli bernama William Lane Craig mengajak kita melihat inti utama dari semua catatan tersebut. Walaupun para penulis Injil menceritakannya dari sudut pandang yang berbeda, mereka sepakat mengenai fakta-fakta yang paling penting. Yusuf dari Arimatea mengambil tubuh Yesus dan meletakkannya di dalam sebuah kubur. Pada hari Minggu pagi, beberapa perempuan datang ke kubur itu. Mereka menemukan bahwa kubur tersebut sudah kosong dan menerima berita bahwa Yesus telah bangkit. Perbedaan dalam beberapa detail tidak menghilangkan inti sejarah dari ceritanya. Bayangkan beberapa orang menyaksikan sebuah acara di gereja. Satu orang mungkin lebih mengingat lagu yang dinyanyikan. Orang lain mengingat siapa yang berbicara. Seorang lagi mengingat apa yang terjadi setelah acara selesai. Cerita mereka tidak harus sama persis, tetapi semuanya tetap dapat menceritakan peristiwa yang sama. Justru karena setiap penulis mempunyai sudut pandang sendiri, catatan mereka terlihat seperti kesaksian yang alami, bukan cerita yang disusun supaya setiap kalimatnya sama. Di tengah semua perbedaan itu, inti beritanya tetap sama: Yesus sungguh mati, dikuburkan, kubur-Nya ditemukan kosong, dan Ia sungguh bangkit. Inilah dasar pengharapan kita. Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Ceritakan kembali kisah kebangkitan Yesus kepada keluarga atau temanmu dengan menekankan tiga hal: Yesus sudah mati, kubur-Nya kosong, dan Dia sungguh bangkit. Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih untuk kesaksian yang dapat dipercaya tentang kebangkitan Yesus. Tolong aku tidak mudah bingung, tetapi semakin yakin bahwa Yesus sungguh hidup. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin. Wonder Kids, ingatlah: detailnya mungkin diceritakan dari sudut yang berbeda, tetapi kebenarannya tetap sama—Yesus sungguh bangkit. Tuhan Yesus memberkati

  3. 2d ago

    Apakah Ada Kontradiksi di Kubur Yesus? (31 Agustus)

    Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Apakah Ada Kontradiksi di Kubur Yesus? Diambil dari: Matius 28:2–3 “Maka terjadilah gempa bumi yang hebat sebab seorang malaikat Tuhan turun dari langit dan datang ke batu itu dan menggulingkannya lalu duduk di atasnya. Wajahnya bagaikan kilat dan pakaiannya putih bagaikan salju.” Wonder Kids, ada orang yang berkata bahwa cerita tentang kubur kosong itu tidak bisa dipercaya, karena ada beberapa perbedaan kecil di antara Injil-injil. Misalnya, ada yang menulis tentang satu malaikat, ada yang menulis dua. Ada yang menyebut nama perempuan-perempuan tertentu, ada yang menambahkan nama yang lain. Ada juga yang menceritakan bagian peristiwanya dari sudut yang berbeda. Lalu, apakah itu berarti Alkitab salah? Tidak. Justru ini seperti beberapa orang yang melihat peristiwa besar lalu menceritakannya dari sudut yang berbeda. Misalnya, satu orang menyorot bagian yang paling penting baginya, sementara orang lain menambahkan detail lain yang juga benar. Ceritanya tidak harus sama persis kata demi kata untuk tetap benar. Coba bayangkan begini, Wonder Kids. Kalau ada dua orang melihat kejadian yang sama, yang satu bisa berkata, “Aku melihat guru berdiri di depan kelas,” dan yang lain berkata, “Aku melihat guru berdiri di depan kelas sambil memegang buku.” Kedua cerita itu tidak bertentangan. Yang satu hanya memberi detail lebih banyak. Begitu juga dengan kisah kebangkitan Yesus. Malah, kalau semua cerita persis sama dalam setiap detail kecil, orang bisa curiga bahwa semuanya hanya hasil salin-tempel. Tetapi karena tiap penulis menulis dengan sudut pandang masing-masing, kita justru melihat bahwa mereka benar-benar sedang memberi kesaksian yang jujur tentang peristiwa yang sama: kubur Yesus kosong, batu terguling, dan Yesus bangkit. Jadi, Wonder Kids, perbedaan kecil dalam cara menceritakan tidak menghancurkan kebenaran besar. Semua Injil tetap sejalan dalam hal yang paling penting: Yesus sungguh mati, sungguh dikuburkan, dan sungguh bangkit. Itulah kabar besar yang tidak berubah. Renungan hari ini juga mengajar kita untuk tidak cepat bingung hanya karena kita belum mengerti semua detail. Kadang-kadang kita perlu belajar lebih teliti, lebih sabar, dan melihat keseluruhan cerita. Tuhan tidak takut diperiksa. Firman-Nya tetap kokoh. Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Kalau kamu menemukan bagian Alkitab yang terasa membingungkan, jangan langsung takut atau ragu. Berdoalah, lalu tanyakan kepada orang tua, guru Sekolah Minggu, atau pembimbing rohanimu supaya kamu bisa belajar lebih dalam. Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena firman-Mu benar dan kokoh. Tolong aku supaya tidak cepat bingung saat ada bagian yang belum kupahami, tetapi belajar dengan sabar dan percaya bahwa kebenaran-Mu tetap teguh. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin. Wonder Kids, ingatlah: perbedaan detail kecil tidak membatalkan kebenaran besar bahwa Yesus sungguh bangkit. Tuhan Yesus memberkati.

  4. 3d ago

    Siapa yang Menjaga Kubur Itu, dan Mengapa? (30 Agustus)

    Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Siapa yang Menjaga Kubur Itu, dan Mengapa? Diambil dari: Matius 27:65–66 “Kata Pilatus kepada mereka: ‘Ini penjaga-penjaga bagimu, pergi, jagalah kubur itu sebaik-baiknya.’ Maka pergilah mereka dan dengan bantuan penjaga-penjaga itu mereka memeterai kubur itu dan menjaganya.” Wonder Kids, sesudah Tuhan Yesus dikuburkan, para pemimpin agama masih belum tenang. Mereka ingat bahwa Yesus pernah berkata bahwa Ia akan bangkit. Karena itu, mereka datang kepada Pilatus dan meminta supaya kubur itu dijaga dengan ketat. Mereka takut kalau murid-murid Yesus akan datang dan mengambil tubuh-Nya. Jadi kubur Yesus bukan hanya ditutup dengan batu besar. Kubur itu juga dijaga. Ini penting sekali, karena menunjukkan bahwa musuh-musuh Yesus sendiri berusaha keras supaya tidak ada yang bisa menyentuh kubur itu. Mereka ingin memastikan semuanya aman dan tertutup rapat. Lalu siapa penjaganya? Ada pembahasan apakah itu penjaga Bait Allah atau tentara Romawi. Tetapi yang paling penting bukan itu. Yang paling penting adalah: kubur Yesus benar-benar dijaga. Artinya, tidak mudah bagi siapa pun untuk datang diam-diam lalu mengambil tubuh Yesus begitu saja. Mengapa mereka sampai sebegitu takut? Karena mereka tahu bahwa kalau kubur itu kosong, orang-orang akan makin percaya kepada Yesus. Jadi tanpa sadar, tindakan mereka justru membuat bukti kebangkitan menjadi makin kuat. Sebab kalau kubur yang ditutup, dimeterai, dan dijaga ketat itu tetap kosong, maka jelas ada kuasa Tuhan yang bekerja. Wonder Kids, ini mengingatkan kita pada sesuatu yang indah. Kadang-kadang orang berusaha melawan rencana Tuhan. Mereka merasa bisa menutup, menghentikan, atau mengalahkan pekerjaan Tuhan. Tetapi tidak ada siapa pun yang bisa menggagalkan apa yang Tuhan sudah tetapkan. Kubur yang dijaga pun tidak bisa menahan Yesus. Renungan ini juga berbicara tentang hati kita. Kadang-kadang kita juga seperti orang-orang itu. Kita bisa mencoba “menutup” bagian hidup kita dari Tuhan. Kita menyimpan dosa, menolak ditegur, atau tidak mau sungguh-sungguh percaya. Tetapi Tuhan melihat semuanya. Dan Tuhan tetap sanggup bekerja menembus kekerasan hati manusia. Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena tidak ada batu, meterai, atau penjaga yang bisa menghentikan kuasa-Mu. Tolong aku supaya tidak keras hati atau menutup diri dari-Mu, tetapi percaya dan taat kepada-Mu dengan sungguh-sungguh. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin. Wonder Kids, ingatlah: kalau kubur yang dijaga ketat pun tidak bisa menahan Yesus, maka tidak ada yang bisa menghentikan rencana dan kuasa Tuhan. Tuhan Yesus memberkati

  5. 4d ago

    Penjaga Kubur (29 Agustus)

    Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Penjaga Kubur Diambil dari: Matius 28:13 “Dan mereka menyuruh mengatakan begini: Murid-murid-Nya datang malam-malam dan mencuri-Nya ketika kami sedang tidur.” Wonder Kids, Injil Matius menceritakan bahwa kubur Yesus dijaga. Ada penjaga-penjaga yang ditempatkan di sana. Mengapa? Karena para pemimpin agama takut kalau nanti ada orang yang mengambil tubuh Yesus lalu berkata bahwa Yesus sudah bangkit. Jadi kubur itu bukan hanya ditutup dengan batu besar, tetapi juga dijaga. Ini penting sekali, Wonder Kids. Sebab kalau memang ada penjaga di sana, maka cerita bahwa murid-murid Yesus diam-diam datang lalu mencuri tubuh-Nya jadi sangat lemah. Murid-murid pada waktu itu sedang takut dan bingung. Mereka bukan kelompok pemberani yang siap melawan penjaga dan membuka kubur yang tertutup rapat. Lalu sesudah kubur itu kosong, para pemimpin agama menyebarkan cerita bahwa murid-murid datang mencuri tubuh Yesus waktu para penjaga tidur. Tetapi pikirkan baik-baik, Wonder Kids. Kalau penjaganya tidur, bagaimana mereka tahu siapa yang mencuri? Dan kalau benar para penjaga tidur saat bertugas, itu justru menunjukkan mereka gagal total. Jadi cerita itu tidak kuat. Justru keberadaan para penjaga membuat kesaksian tentang kebangkitan Yesus makin kuat. Kubur itu dijaga, ditutup, dan tetap kosong. Artinya, bukan manusia yang diam-diam berhasil mengambil tubuh Yesus. Yang terjadi adalah kuasa Tuhan bekerja. Yesus bangkit dengan kemenangan. Kadang-kadang orang memang mencoba membuat alasan supaya tidak perlu percaya kepada kebangkitan. Mereka mencari cerita lain yang terdengar masuk akal. Tetapi semakin diperiksa, alasan-alasan itu tidak kokoh. Kebenaran tetap berdiri: Yesus sungguh mati, sungguh dikuburkan, dan sungguh bangkit. Wonder Kids, ini mengingatkan kita bahwa tidak ada penjaga, batu, atau rencana manusia yang bisa menghentikan kuasa Tuhan. Kalau Tuhan sudah menetapkan kemenangan Yesus, tidak ada yang bisa menahannya. Dan itu berarti kita juga boleh percaya bahwa Tuhan sanggup menolong kita, walaupun ada banyak hal yang tampaknya menghalangi. Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena tidak ada penjaga atau rencana manusia yang bisa menghentikan kebangkitan-Mu. Tolong aku supaya tidak mudah percaya pada alasan-alasan yang salah, tetapi berdiri teguh pada firman-Mu yang benar. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin. Wonder Kids, ingatlah: kalau kubur yang dijaga pun tidak bisa menahan Yesus, maka tidak ada kuasa apa pun yang bisa menghentikan kemenangan-Nya. Tuhan Yesus memberkati

  6. 5d ago

    Batu Penutup Kubur (28 Agustus)

    Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Batu Penutup Kubur Diambil dari: Markus 16:3–4 “Mereka berkata seorang kepada yang lain: ‘Siapa yang akan menggulingkan batu itu bagi kita dari pintu kubur?’ Tetapi ketika mereka melihat dari dekat, tampaklah batu itu sudah terguling. Batu itu memang sangat besar.” Wonder Kids, sesudah Tuhan Yesus mati dan dikuburkan, kubur-Nya ditutup dengan batu yang sangat besar. Bukan batu kecil yang gampang didorong, tetapi batu besar yang dipakai untuk menutup kubur dengan rapat. Jadi, kubur Yesus bukan tempat yang mudah dibuka atau dimasuki begitu saja. Perempuan-perempuan yang datang ke kubur pada pagi hari pertama juga tahu hal itu. Itulah sebabnya mereka bertanya, “Siapa yang akan menggulingkan batu itu bagi kita?” Mereka sadar bahwa batu itu terlalu besar untuk mereka pindahkan sendiri. Jadi, mereka tidak datang dengan pikiran bahwa Yesus pasti sudah bangkit dan semuanya akan mudah. Mereka datang dengan pertanyaan yang nyata dan masuk akal. Lalu ketika mereka tiba, batu itu sudah terguling. Wah, ini sangat penting. Batu yang besar itu tidak bisa dianggap hal sepele. Kubur Yesus sungguh tertutup, dan itu membuat kesaksian tentang kubur kosong menjadi makin kuat. Kalau batunya kecil dan gampang dipindah, orang mungkin bisa membuat banyak alasan. Tetapi karena batunya besar, semua ini menjadi lebih jelas: Tuhan sungguh bekerja. Wonder Kids, batu itu juga mengingatkan kita pada banyak hal dalam hidup kita. Kadang-kadang kita merasa ada “batu besar” di depan kita. Mungkin itu masalah, ketakutan, kesedihan, rasa bersalah, atau sesuatu yang kelihatannya terlalu berat. Kita bisa bertanya seperti perempuan-perempuan itu, “Siapa yang akan memindahkan ini untukku?” Dan kabar baiknya adalah: apa yang terlalu berat bagi kita, tidak terlalu berat bagi Tuhan. Batu besar di depan kubur pun tidak bisa menghentikan rencana Allah. Jadi, saat hidup terasa tertutup dan buntu, kita bisa ingat bahwa Tuhan tetap berkuasa. Tetapi yang paling penting, batu yang terguling itu bukan sekadar tanda bahwa kubur bisa dibuka. Itu adalah tanda bahwa kematian tidak bisa menahan Yesus. Kubur tertutup pun tidak bisa mengurung Dia. Rencana Allah lebih besar dari batu mana pun. Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Pikirkan apakah ada “batu besar” dalam hidupmu hari ini, sesuatu yang terasa berat atau menakutkan. Bawalah itu kepada Tuhan dan katakan, “Tuhan, ini terlalu berat bagiku, tetapi tidak terlalu berat bagi-Mu.” Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena batu besar di kubur pun tidak bisa menghentikan kuasa-Mu. Saat hidupku terasa berat dan tertutup, tolong aku supaya percaya bahwa Engkau tetap bekerja. Ajarku berharap kepada-Mu dan tidak takut. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin. Wonder Kids, ingatlah: batu yang besar sekalipun tidak bisa menghentikan kuasa Tuhan. Tuhan Yesus memberkati.

  7. 6d ago

    Apakah Kebangkitan Yesus Hanya Roh Saja? (27 Agustus)

    Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Apakah Kebangkitan Yesus Hanya Roh Saja? Diambil dari: Roma 8:11 “Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu.” Wonder Kids, ada orang yang berkata bahwa mungkin Yesus tidak sungguh bangkit dengan tubuh-Nya. Mereka berpikir mungkin yang bangkit hanya roh-Nya saja. Tetapi Alkitab tidak mengajarkan seperti itu. Alkitab menunjukkan bahwa Yesus sungguh bangkit, dan kebangkitan-Nya benar-benar nyata. Mengapa ini penting? Karena bagi orang Yahudi pada zaman itu, kebangkitan bukan berarti roh seseorang hidup terus tanpa tubuh. Mereka mengerti kebangkitan sebagai tubuh yang dibangkitkan dari kematian. Jadi waktu para murid memberitakan bahwa Yesus bangkit, mereka tidak sedang berkata bahwa hanya jiwa-Nya hidup di surga. Mereka sedang berkata bahwa kubur-Nya kosong dan Yesus hidup kembali dengan nyata. Kalau kebangkitan Yesus hanya rohani saja, tubuh-Nya pasti masih ada di kubur. Tetapi kita sudah belajar bahwa kubur itu kosong. Itulah sebabnya kebangkitan Yesus sangat penting. Yesus menang atas kematian dengan sungguh-sungguh. Bukan pura-pura. Bukan hanya di dalam perasaan murid-murid. Yesus benar-benar hidup. Roma 8:11 juga berkata sesuatu yang indah sekali. Roh yang membangkitkan Yesus dari antara orang mati juga akan menghidupkan tubuh kita yang fana. Artinya, keselamatan Tuhan bukan hanya untuk jiwa kita. Tuhan juga punya rencana kemuliaan bagi tubuh kita. Suatu hari nanti, orang-orang yang percaya kepada Yesus akan dibangkitkan dan hidup bersama-Nya selama-lamanya. Wonder Kids, ini memberi kita pengharapan yang besar. Tubuh kita sekarang bisa sakit, lelah, lemah, dan akhirnya mati. Tetapi kematian bukan akhir bagi anak Tuhan. Karena Yesus bangkit, kita juga punya pengharapan akan kebangkitan. Tuhan tidak hanya menyelamatkan sebagian dari hidup kita. Tuhan menebus kita sepenuhnya. Jadi, kebangkitan Yesus bukan sekadar ide yang indah. Kebangkitan Yesus adalah peristiwa nyata yang menjadi dasar pengharapan kita. Kalau Yesus sungguh bangkit, maka kita tidak perlu takut menghadapi kematian. Dan kalau Roh Tuhan diam di dalam kita, kita punya jaminan bahwa hidup kita ada di tangan-Nya. Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau tidak hanya bangkit secara rohani, tetapi sungguh hidup dengan kemenangan atas maut. Terima kasih karena kebangkitan-Mu memberi aku pengharapan yang besar. Tolong aku supaya percaya kepada-Mu dan hidup dengan sukacita karena Engkau hidup. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin. Wonder Kids, ingatlah: Yesus sungguh bangkit dengan nyata, dan karena itu anak-anak Tuhan punya pengharapan yang hidup. Tuhan Yesus memberkati

  8. Aug 25

    Siapakah Yusuf dari Arimatea? (26 Agustus)

    Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Siapakah Yusuf dari Arimatea? Diambil dari: Lukas 23: 50-51. “Adalah seorang yang bernama Yusuf. Ia anggota Majelis Besar, dan seorang yang baik lagi benar. Ia tidak setuju dengan putusan dan tindakan mereka. Yusuf berasal dari Arimatea, sebuah kota Yahudi dan ia menanti-nantikan Kerajaan Allah.” Wonder Kids, sesudah Tuhan Yesus mati di kayu salib, muncul seorang yang bernama Yusuf dari Arimatea. Yusuf bukan orang sembarangan. Ia adalah anggota Majelis Besar, yaitu kelompok pemimpin agama Yahudi yang punya kuasa besar. Tetapi Alkitab mengatakan bahwa Yusuf adalah seorang yang baik dan benar, dan ia tidak setuju dengan keputusan jahat yang dibuat terhadap Yesus. Mengapa Yusuf penting? Karena Yusuf berani melakukan hal yang benar pada saat yang sulit. Saat banyak orang menjauh dari Yesus, Yusuf justru maju. Ia meminta tubuh Yesus kepada Pilatus dan memberi Yesus penguburan yang layak. Itu tindakan yang berani, karena ia bisa saja dipandang aneh atau tidak disukai oleh teman-temannya sendiri. Ini juga menunjukkan bahwa cerita tentang kematian dan penguburan Yesus bukan cerita yang dibuat-buat. Kalau orang Kristen mau mengarang cerita, mereka tidak akan mudah memasukkan nama seorang anggota Majelis Besar yang nyata dan dikenal orang banyak. Tetapi justru nama Yusuf disebut, karena memang ia sungguh terlibat dalam peristiwa itu. Jadi, kesaksian Alkitab makin kuat. Wonder Kids, dari Yusuf kita belajar bahwa kadang-kadang mengikuti Tuhan butuh keberanian. Mungkin kamu pernah takut melakukan yang benar karena teman-temanmu bisa tidak suka. Mungkin kamu takut terlihat berbeda. Tetapi Yusuf menunjukkan bahwa lebih baik berdiri di pihak yang benar daripada ikut arus yang salah. Yusuf juga menolong kita melihat bahwa Tuhan bisa memakai orang dari tempat yang tidak kita sangka. Siapa sangka seorang anggota Majelis Besar justru menjadi orang yang memberi penghormatan kepada tubuh Yesus? Tuhan bisa bekerja di hati siapa saja. Jadi kita tidak boleh cepat-cepat menilai bahwa seseorang pasti tidak akan berpihak kepada Tuhan. Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih untuk teladan Yusuf dari Arimatea yang berani melakukan yang benar. Tolong aku supaya tidak takut berdiri di pihak yang benar, walaupun orang lain mungkin tidak setuju. Beri aku hati yang berani dan setia kepada-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin. Wonder Kids, ingatlah: Tuhan senang memakai orang yang berani melakukan yang benar, bahkan saat itu tidak mudah. Tuhan Yesus memberkati

About

Audio ini membantu kalian untuk bisa melakukan, mendengarkan, dan merenungkan firman Tuhan setiap hari. Renungan akan diposting setiap hari. Mari kita bertumbuh bersama-sama di dalam Tuhan melalui firman-Nya. Tuhan Yesus memberkati.