Renungan Anak GKY Mabes

SM GKY Mangga Besar

Audio ini membantu kalian untuk bisa melakukan, mendengarkan, dan merenungkan firman Tuhan setiap hari. Renungan akan diposting setiap hari. Mari kita bertumbuh bersama-sama di dalam Tuhan melalui firman-Nya. Tuhan Yesus memberkati.

  1. 19h ago

    Apakah Murid-Murid Hanya Berhalusinasi? (4 Oktober)

    Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Apakah Murid-Murid Hanya Berhalusinasi? Diambil dari: Kisah Para Rasul 2:32 “Yesus inilah yang dibangkitkan Allah, dan tentang hal itu kami semua adalah saksi.” Wonder Kids, ada orang yang mencoba mencari penjelasan lain tentang penampakan Yesus setelah kebangkitan. Mereka berkata, “Mungkin para murid sungguh merasa melihat Yesus, tetapi sebenarnya mereka hanya berhalusinasi.” Halusinasi adalah ketika seseorang melihat atau mendengar sesuatu yang sebenarnya tidak ada. Namun, seorang psikolog bernama Dr. Gary Collins menjelaskan bahwa halusinasi biasanya merupakan pengalaman pribadi. Satu orang mungkin mengalami halusinasi tertentu, tetapi orang lain tidak otomatis melihat hal yang sama. Apalagi dalam kisah kebangkitan, Yesus menampakkan diri kepada banyak orang, bahkan kepada kelompok besar. Selain itu, para murid bukan orang-orang yang sedang sangat berharap Yesus akan muncul. Setelah penyaliban, mereka justru takut, bingung, kecewa, dan bersembunyi. Tomas bahkan menolak percaya sebelum melihat sendiri. Yakobus, saudara Yesus, sebelumnya juga tidak percaya kepada-Nya. Mereka bukan orang yang sedang menunggu-nunggu sesuatu lalu membayangkannya terjadi. Yesus juga tidak hanya menampakkan diri satu kali. Selama sekitar empat puluh hari, Ia berkali-kali bertemu dengan para pengikut-Nya. Mereka berbicara dengan-Nya, menyentuh-Nya, makan bersama-Nya, dan mendengar pengajaran-Nya. Kalau semua itu hanya halusinasi, kita harus menjelaskan mengapa banyak orang yang berbeda mengalami hal yang sama berulang kali. Penjelasan itu justru menjadi semakin sulit. Wonder Kids, kita memang perlu memeriksa berbagai penjelasan dengan hati-hati. Iman Kristen tidak meminta kita menutup mata terhadap pertanyaan. Tetapi setelah melihat bukti-buktinya, penjelasan terbaik tetaplah bahwa Yesus sungguh bangkit dan para murid benar-benar bertemu dengan-Nya. Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Kalau kamu mempunyai pertanyaan tentang kebangkitan Yesus, tuliskan dan carilah jawabannya melalui Alkitab bersama orang yang dapat menolongmu. Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena kebangkitan-Mu sungguh nyata. Tolong aku tidak mudah bingung, tetapi belajar memeriksa kebenaran dan semakin percaya kepada-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin. Wonder Kids, ingatlah: para murid bukan hanya merasa melihat Yesus—mereka sungguh menjadi saksi bahwa Dia telah bangkit dan hidup. Tuhan Yesus memberkati.

  2. 1d ago

    Akhir Injil Markus yang Hilang? (3 Oktober)

    Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Akhir Injil Markus yang Hilang? Diambil dari: Markus 16:7 “Tetapi sekarang pergilah, katakanlah kepada murid-murid-Nya dan kepada Petrus: Ia mendahului kamu ke Galilea; di sana kamu akan melihat Dia, seperti yang sudah dikatakan-Nya kepada kamu.” Wonder Kids, ada satu hal menarik ketika kita membaca Injil Markus. Beberapa Alkitab memberi catatan bahwa bagian Markus 16:9–20 tidak ditemukan dalam beberapa naskah Alkitab yang paling tua. Lalu ada orang yang bertanya, “Apakah ini berarti cerita kebangkitan Yesus ditambahkan belakangan?” Jawabannya: tidak. Kalaupun Injil Markus pada awalnya berakhir di Markus 16:8, berita tentang kebangkitan Yesus sudah ada sebelum ayat-ayat setelahnya. Markus 16 menceritakan bahwa para perempuan datang ke kubur, menemukan batu sudah terguling, dan mendengar berita, “Ia telah bangkit. Ia tidak ada di sini.” Mereka juga diperintahkan untuk memberitahu para murid bahwa Yesus akan menemui mereka di Galilea. Jadi, kebangkitan Yesus bukan bergantung pada Markus 16:9–20. Bahkan tanpa bagian itu, Markus sudah dengan jelas menyatakan bahwa kubur kosong dan Yesus telah bangkit. Selain itu, kita masih mempunyai Injil Matius, Lukas, Yohanes, surat-surat Paulus, dan kitab Kisah Para Rasul yang semuanya memberikan kesaksian tentang Yesus yang bangkit dan menampakkan diri kepada banyak orang. Wonder Kids, hal ini juga mengajarkan bahwa kita tidak perlu takut ketika menemukan catatan atau pertanyaan sulit tentang Alkitab. Justru kita boleh memeriksanya dengan teliti. Firman Tuhan tidak menjadi lemah hanya karena kita mengajukan pertanyaan. Kebenaran tentang Yesus tetap berdiri kuat. Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Kalau menemukan bagian Alkitab yang membingungkan, jangan langsung panik. Tuliskan pertanyaanmu dan tanyakan kepada orang tua atau guru Sekolah Minggu. Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena firman-Mu dapat dipercaya. Tolong aku tidak takut bertanya, tetapi mau belajar dengan sungguh-sungguh dan semakin yakin bahwa Yesus telah bangkit. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin. Wonder Kids, ingatlah: bagaimana pun Injil Markus berakhir, kabar utamanya tetap jelas—kubur Yesus kosong dan Dia sungguh bangkit. Tuhan Yesus memberkati.

  3. 2d ago

    Dikuatkan oleh Kisah Para Rasul (2 Oktober)

    Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Dikuatkan oleh Kisah Para Rasul Diambil dari: Kisah Para Rasul 3:15 “Demikianlah Ia, Pemimpin kepada hidup, telah kamu bunuh, tetapi Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati; dan tentang hal itu kami adalah saksi.” Wonder Kids, kalau kita ingin tahu apakah kebangkitan Yesus benar-benar dipercaya oleh orang Kristen mula-mula, kita bisa melihat kitab Kisah Para Rasul. Di sana kita menemukan bahwa kebangkitan Yesus bukan cerita tambahan yang baru muncul belakangan. Justru sejak awal, itulah berita utama yang terus diberitakan para rasul. Petrus berkali-kali berkata bahwa Yesus telah dibangkitkan oleh Allah. Ia juga menegaskan, “Kami adalah saksi.” Artinya, para rasul tidak sedang mengulang cerita yang mereka dengar dari orang lain. Mereka sendiri pernah melihat Yesus yang bangkit. Kisah Para Rasul juga mencatat bahwa Yesus menampakkan diri kepada banyak orang. Setelah bangkit, Yesus berbicara dengan murid-murid-Nya, mengajar mereka, lalu naik ke surga. Bahkan Saulus, yang sebelumnya menganiaya orang Kristen, kemudian bertemu dengan Yesus yang hidup dan akhirnya menjadi Paulus, pemberita Injil yang sangat berani. Yang menarik, para rasul tetap memberitakan kebangkitan Yesus walaupun mereka mendapat ancaman, dipukul, dipenjara, bahkan dibunuh. Mereka tidak mendapat keuntungan karena menyampaikan berita itu. Justru mereka harus membayar harga yang mahal. Mengapa mereka tetap bertahan? Karena mereka yakin apa yang mereka lihat itu benar. Mereka tahu Yesus sungguh mati, tetapi juga sungguh bangkit. Wonder Kids, iman Kristen bukan hanya dibangun dari satu cerita atau satu saksi. Ada banyak kesaksian yang saling menguatkan. Itu sebabnya kita tidak perlu malu percaya kepada Yesus. Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Ceritakan kepada seseorang satu alasan mengapa kamu percaya Yesus sungguh bangkit. Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau memberi banyak saksi tentang kebangkitan-Mu. Tolong aku semakin yakin dan berani menceritakan bahwa Engkau hidup. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin. Wonder Kids, ingatlah: para rasul berani menjadi saksi karena mereka tahu satu hal dengan pasti—Yesus sungguh bangkit. Wonder Kids, ingatlah: nama-nama yang dicatat mungkin berbeda, tetapi kabar besarnya tetap sama—kubur Yesus kosong karena Dia sungguh bangkit. Tuhan Yesus memberkati.

  4. 3d ago

    Saksi Kebangkitan: Penampakan Terakhir (1 Oktober)

    Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Saksi Kebangkitan: Penampakan Terakhir Diambil dari Lukas 24:51 “Dan ketika Ia sedang memberkati mereka, Ia berpisah dari mereka dan terangkat ke sorga.” Wonder Kids, selama empat puluh hari setelah kebangkitan-Nya, Yesus berkali-kali menampakkan diri kepada para murid. Ada yang melihat-Nya sendiri, ada yang bersama kelompok besar. Kisah Para Rasul 1:3 mengatakan bahwa Yesus menunjukkan banyak tanda yang meyakinkan bahwa Ia benar-benar hidup dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah. Setelah itu, tibalah waktunya Yesus kembali ke Surga. Sebelum pergi, Yesus memberikan tugas kepada murid-murid-Nya untuk memberitakan Injil. Namun, para murid masih mempunyai pertanyaan. Mereka bertanya, “Tuhan, maukah Engkau pada masa ini memulihkan kerajaan bagi Israel?” Yesus tidak memberikan tanggal atau waktu. Ia berkata bahwa hal itu adalah urusan Bapa. Sebaliknya, Yesus mengatakan sesuatu yang lebih penting: mereka akan menerima kuasa ketika Roh Kudus turun atas mereka. Kemudian mereka harus menjadi saksi tentang Yesus di Yerusalem, seluruh Yudea dan Samaria, bahkan sampai ke ujung bumi. Sesudah berkata demikian, Yesus terangkat ke surga sementara para murid melihat-Nya. Awan menutupi-Nya dari pandangan mereka. Wah, kedatangan dan kepergian Yesus sangat berbeda. Ketika lahir di Betlehem, Yesus datang sebagai bayi kecil dalam kesederhanaan. Tetapi ketika kembali ke surga, Ia terangkat dalam kemuliaan. Yesus yang pernah dihina dan disalibkan sekarang kembali kepada Bapa sebagai Raja yang menang. Namun, sebelum pergi, Yesus meninggalkan sebuah tugas. Para murid tidak boleh hanya berdiri menatap ke langit. Mereka harus pergi dan menjadi saksi-Nya. Tugas itu juga diberikan kepada kita hari ini. Kita dipanggil untuk menceritakan tentang Yesus melalui perkataan dan kehidupan kita. Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Ceritakan satu hal tentang Yesus kepada seorang teman atau anggota keluargamu. Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau hidup dan sekarang bertakhta dalam kemuliaan. Tolong aku menjadi saksi-Mu dan berani menceritakan kabar baik tentang Engkau. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin. Wonder Kids, ingatlah: Yesus sudah kembali ke surga, tetapi tugas kita masih berjalan—jadilah saksi-Nya di mana pun kamu berada. Tuhan Yesus memberkati.

  5. 4d ago

    Saksi Kebangkitan: Sebelas Murid Diutus (30 September)

    Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Saksi Kebangkitan: Sebelas Murid Diutus Diambil dari: Matius 28:10 “Maka kata Yesus kepada mereka: ‘Jangan takut. Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku.’” Wonder Kids, setelah Yesus bangkit, Ia menyuruh para murid pergi ke Galilea. Di sanalah Yesus bertemu dengan sebelas murid-Nya. Yudas sudah tidak bersama mereka. Ketika melihat Yesus, para murid menyembah-Nya. Namun, Alkitab juga mencatat bahwa beberapa orang masih ragu. Mungkin mereka masih terkejut dan sedang berusaha memahami semua yang terjadi. Yesus yang mereka lihat mati di kayu salib sekarang berdiri hidup di hadapan mereka! Yesus tidak menolak mereka karena keraguan itu. Sebaliknya, Ia mendekati mereka dan berkata bahwa segala kuasa di surga dan di bumi telah diberikan kepada-Nya. Lalu Yesus memberi mereka sebuah tugas besar: pergi, menjadikan semua bangsa murid-Nya, membaptis mereka, dan mengajarkan mereka untuk menaati segala sesuatu yang telah diperintahkan-Nya. Mengapa Yesus memberikan tugas sebesar itu kepada orang-orang yang masih lemah dan pernah meninggalkan-Nya? Karena keberhasilan tugas itu tidak bergantung pada kekuatan mereka sendiri. Yesus berjanji, “Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.” Perjumpaan dengan Yesus yang bangkit mengubah para murid. Dahulu mereka takut dan bersembunyi. Sekarang mereka diutus untuk memberitakan Injil kepada dunia. Mereka melakukannya karena tahu bahwa Yesus sungguh hidup, berkuasa, dan menyertai mereka. Wonder Kids, kita juga menerima tugas yang sama. Kita mungkin belum dapat pergi ke tempat yang jauh, tetapi kita dapat menceritakan tentang Yesus kepada teman, menunjukkan kasih-Nya di rumah, dan hidup menaati firman-Nya. Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Ceritakan satu hal tentang Yesus kepada seseorang, misalnya bahwa Yesus mengasihinya dan sungguh telah bangkit. Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau hidup dan berkuasa. Tolong aku tidak takut menceritakan tentang Engkau dan memakai hidupku untuk membawa orang lain mengenal-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin. Wonder Kids, ingatlah: Yesus yang bangkit tidak hanya memanggil kita untuk percaya, tetapi juga mengutus kita untuk memberitakan kabar baik kepada orang lain. Tuhan Yesus memberkati.

  6. 5d ago

    Saksi Kebangkitan: Tujuh Murid yang Pergi Menangkap Ikan (29 September)

    Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Saksi Kebangkitan: Tujuh Murid yang Pergi Menangkap Ikan Diambil dari: Yohanes 21:4–5 “Ketika hari mulai siang, Yesus berdiri di pantai; akan tetapi murid-murid itu tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus. Kata Yesus kepada mereka: ‘Hai anak-anak, adakah kamu mempunyai lauk-pauk?’ Jawab mereka: ‘Tidak ada.’” Wonder Kids, sesudah Yesus bangkit, Petrus, Tomas, Natanael, Yakobus, Yohanes, dan dua murid lainnya pergi menangkap ikan di Danau Galilea. Mereka bekerja sepanjang malam, tetapi tidak mendapatkan seekor ikan pun. Tentu mereka merasa lelah dan kecewa. Ketika pagi tiba, Yesus berdiri di pantai. Para murid belum mengenali-Nya. Yesus lalu menyuruh mereka menebarkan jala di sebelah kanan perahu. Ketika mereka taat, jala mereka langsung penuh dengan ikan sampai sulit ditarik. Saat melihat mujizat itu, Yohanes segera berkata kepada Petrus, “Itu Tuhan!” Petrus begitu bersemangat sehingga ia langsung terjun ke dalam air untuk menemui Yesus. Peristiwa ini mengingatkan Petrus pada saat pertama kali Yesus memanggilnya menjadi murid. Waktu itu, Petrus juga sudah menangkap ikan sepanjang malam tanpa hasil. Namun, ketika menaati perintah Yesus, ia mendapatkan banyak ikan. Sekarang, sesudah kebangkitan, Yesus kembali menolong mereka dengan cara yang hampir sama. Yesus bukan hanya menunjukkan bahwa Ia benar-benar hidup. Ia juga sedang mengingatkan para murid bahwa mereka masih mempunyai tugas. Mereka dipanggil bukan hanya untuk menangkap ikan, tetapi untuk membawa manusia mengenal Tuhan. Wonder Kids, kadang-kadang kita juga bisa merasa lelah karena usaha kita seperti tidak menghasilkan apa-apa. Namun, kita perlu terus mendengarkan dan menaati Tuhan. Yesus tahu apa yang harus kita lakukan dan sanggup memakai ketaatan kita. Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Ketika kamu tahu Tuhan menyuruhmu melakukan yang benar, jangan menunda. Taatlah, sekalipun kamu sedang lelah atau belum melihat hasilnya. Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau hidup dan tetap memimpin murid-murid-Mu. Tolong aku mengenali suara-Mu melalui firman dan segera menaati-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin. Wonder Kids, ingatlah: ketaatan kepada Yesus tidak pernah sia-sia, karena Dia tahu jalan yang terbaik bagi kita. Tuhan Yesus memberkati.

  7. 6d ago

    Saksi Kebangkitan: Tomas (28 September)

    Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Saksi Kebangkitan: Tomas Diambil dari: Yohanes 20:26 “Delapan hari kemudian murid-murid Yesus berada kembali dalam rumah itu dan Tomas bersama-sama dengan mereka. Sementara pintu-pintu terkunci, Yesus datang dan Ia berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: ‘Damai sejahtera bagi kamu!’” Wonder Kids, ketika Yesus pertama kali menampakkan diri kepada para murid, Tomas tidak ada bersama mereka. Saat teman-temannya berkata, “Kami telah melihat Tuhan!” Tomas tidak langsung percaya. Tomas berkata bahwa ia ingin melihat bekas paku pada tangan Yesus. Ia bahkan ingin menyentuh luka-luka itu sebelum percaya bahwa Yesus benar-benar bangkit. Karena itulah Tomas sering disebut sebagai murid yang ragu. Delapan hari kemudian, para murid kembali berkumpul dan kali ini Tomas bersama mereka. Walaupun pintu terkunci, Yesus tiba-tiba berdiri di tengah-tengah mereka. Lalu Yesus berkata kepada Tomas, “Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku. Ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku. Jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah.” Yesus mengetahui keraguan Tomas, bahkan kata-kata yang pernah ia ucapkan. Namun, Yesus tidak membuang Tomas. Dengan sabar, Yesus datang dan memberikan bukti yang dibutuhkannya. Tomas pun menjawab, “Ya Tuhanku dan Allahku!” Keraguannya berubah menjadi pengakuan iman yang sangat kuat. Ia akhirnya percaya bahwa Yesus bukan hanya Guru yang hidup kembali, tetapi Tuhan dan Allah. Wonder Kids, memiliki pertanyaan bukan berarti kita anak yang jahat. Namun, jangan memelihara keraguan dan menjauh dari Tuhan. Bawalah pertanyaanmu kepada-Nya. Bacalah Alkitab, berdoalah, dan mintalah pertolongan dari orang tua atau guru Sekolah Minggu. Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Tuliskan satu pertanyaan yang pernah membuatmu ragu, lalu carilah jawabannya melalui firman Tuhan bersama orang dewasa yang dapat menolongmu. Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, Engkau mengetahui semua pertanyaanku. Tolong aku mencari jawaban di dalam firman-Mu dan bertumbuh dalam iman. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin. Wonder Kids, ingatlah: Yesus tidak menolak Tomas yang ragu, tetapi menolongnya sampai ia percaya dan mengaku, “Ya Tuhanku dan Allahku!” Tuhan Yesus memberkati.

  8. Sep 26

    Saksi Kebangkitan: Sebelas Murid dan Orang-Orang Lain (27 September)

    Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Saksi Kebangkitan: Sebelas Murid dan Orang-Orang Lain Diambil dari: Lukas 24:36 “Dan sementara mereka bercakap-cakap tentang hal-hal itu, Yesus tiba-tiba berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata kepada mereka: ‘Damai sejahtera bagi kamu!’” Wonder Kids, setelah Kleopas dan temannya menyadari bahwa orang yang berjalan bersama mereka adalah Yesus, mereka segera kembali ke Yerusalem. Mereka ingin menceritakan pengalaman luar biasa itu kepada murid-murid lainnya. Ketika mereka tiba, sebelas murid dan beberapa pengikut Yesus sedang berkumpul. Yudas sudah tidak bersama mereka. Saat Kleopas dan temannya menceritakan apa yang terjadi, tiba-tiba Yesus berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata, “Damai sejahtera bagi kamu!” Para murid sangat terkejut dan ketakutan. Mereka mengira sedang melihat hantu. Namun, Yesus menunjukkan tangan dan kaki-Nya. Ia meminta mereka menyentuh tubuh-Nya. Yesus juga meminta makanan, lalu memakan ikan di depan mereka. Yesus melakukan semua itu untuk menunjukkan bahwa Ia sungguh hidup dan memiliki tubuh yang nyata. Yesus bukan hanya hidup di dalam kenangan para murid. Mereka tidak sedang melihat bayangan atau berkhayal bersama-sama. Mereka melihat, mendengar, menyentuh, dan makan bersama Yesus yang telah bangkit. Menariknya, kata pertama Yesus kepada murid-murid yang ketakutan adalah, “Damai sejahtera bagi kamu.” Murid-murid pernah meninggalkan Yesus ketika Ia ditangkap. Petrus bahkan menyangkal-Nya. Namun, Yesus datang bukan untuk membalas atau memarahi mereka. Ia datang membawa damai, pengampunan, dan pengharapan. Wonder Kids, kematian memang menakutkan. Namun, karena Yesus bangkit, kematian bukan akhir bagi orang yang percaya kepada-Nya. Yesus telah mengalahkan maut dan memberikan hidup kekal. Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Saat kamu merasa takut, ucapkan, “Tuhan Yesus, Engkau hidup dan menyertaiku. Berikan damai-Mu kepadaku.” Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sungguh bangkit dan hidup. Ketika aku takut, tolong aku mengingat bahwa Engkau menyertaiku dan memberikan damai sejahtera. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin. Wonder Kids, ingatlah: Yesus yang bangkit bukanlah hantu—Dia sungguh hidup dan datang membawa damai bagi anak-anak-Nya. Tuhan Yesus memberkati.

About

Audio ini membantu kalian untuk bisa melakukan, mendengarkan, dan merenungkan firman Tuhan setiap hari. Renungan akan diposting setiap hari. Mari kita bertumbuh bersama-sama di dalam Tuhan melalui firman-Nya. Tuhan Yesus memberkati.