Podcast Taufik Hidayat at-Tanari

Taufik Hidayat at-Tanari

Kumpulan rekaman tadarus buku, kajian-kajian keagamaan, kebangsaan dan kenegaraan serta kisah inspiratif yang diadakan Platform Podcast Taufik Hidayat at-Tanari | Alamat: Jln. Raya Pandeglang-Serang KM. 03 Komplek. Tembong Indah (Tengkele) Gang. Pesantren RT/RW. 002/001 Kelurahan. Tembong, Kecamatan. Cipocok Jaya, Kota. Serang - Banten Kode Pos 42126 | Telepon/WhatsApp : 087774515600 | Email: taufikhidayatattanari@gmail.com Web : taufikhidayatattanari.wordpress.com/ Instagram : @taufikhidayatattanari Facebook : @taufikhidayatattanari Tiktok : @taufikhidayatattanari Twitter : @taufikhidayatid

  1. Tadarus Buku 81 : Pengertian Air Mani bagi Perempuan

    04/04/2022

    Tadarus Buku 81 : Pengertian Air Mani bagi Perempuan

    Tadarus Buku 81 : Pengertian Air Mani bagi Perempuan Banyak kalangan memprediksikan bahwa pada abad ini ada trend kebangkitan kesadaran dalam beragama. Ghirah (semangat) untuk menemukan nuansa baru dari pencarian esensi hidup selama didunia melalui pintu agama sangatlah menggembirakan. Dalam agama Islam di semua lapisan masyarakat, kecenderungan itu secara kuantitas dapat kita rasakan. Banyak kalangan yang dulunya asing dengan ajaran luhur itu, perlahan tapi pasti akibatnya masuk dalam kedamaian yang ditawarkan agama mayoritas ini. Belum lagi kalangan yang sudah (akrab) dengan Islam yang diyakininya, berusaha (naik kelas) menuju penampilan dan pemahaman yang lebih baik dari sebelumnya. Karena itulah kita harus menangkap kegairahan itu dengan menjadi pelayan umat secara baik. Jangan sampai, keinginan baik masyarakat itu tidak mendapat respons yang memadai dari berbagai kalangan, utamanya pihak yang bertanggung jawab akan hal itu. Kesadaran para anggota masyarakat untuk menemukan jati dirinya melalui ajaran agama adalah hal positif yang harus ditindaklanjuti secara arif nan bijaksana. Karena seandainya para pemuka agama, organisasi keagamaan semisalnya Nahdlatul Ulama maupun Muhammadiyah serta pemerintah yang membidani departemen ini (Kementrian Agama) lalai dengan memberikan pelayanan yang keliru, bisa jadi para mualaf itu akan mencari sendiri pemahaman keagamaannya. Jika ini terjadi, bisa jadi proses pencarian mereka ternyata ada kekeliruan. Dengan proses yang kurang tepat, bisa jadi yang terkonstruksi di kepala dan keyakinan mereka adalah pemahaman terhadap agama yang salah. Bila ini terjadi, maka preseden buruk bagi masa depan agama yang diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi kehidupan ini. Karenanya, tugas mulia bagi tokoh, lembaga dan pemerintah cukup berat dalam mengarahkan pemahaman keagamaan para umatnya. Karena ditengah ketidakpercayaan manusia kepada modernisme untuk menjawab berbagai tantangan dunia yang kian kompleks, maka sebagian ada yang menemukan penyelesaian problematika kemasyarakatan itu dengan menggunakan pendekatan keagamaan. Inilah tantangan terberat bagi kita, insan beragama. Bila tugas mulia ini gagal kita selesaikan dengan elegan, bukan tidak mungkin ketidakpercayaan manusia kepada gagalnya modernisme juga akan dialamatkan kepada agama Islam. Saling Asah, Saling Asih dan Saling Asuh Wallahul Muwafieq Ilaa Aqwamit Tharieq Wassalamu'alaikum Warahmatullah Wabarakatuh Podcast Taufik Hidayat at-Tanari || Tadarus Buku Full Episode || Dialog Problematika Umat Mahakarya Syaikhuna KH. MA. Sahal Mahfudh || Jalan. Raya Pandeglang-Serang KM. 03 Komplek. Tembong Indah (Tengkele) Gang. Pesantren RT/RW. 002/001 Kelurahan. Tembong, Kecamatan. Cipocok Jaya, Kota Serang Banten Kode Pos 42126

    8 min
  2. Tadarus Buku 80 : Mandi Keramas Bolehkah?

    04/02/2022

    Tadarus Buku 80 : Mandi Keramas Bolehkah?

    Tadarus Buku 80 : Mandi Keramas Bolehkah? Banyak kalangan memprediksikan bahwa pada abad ini ada trend kebangkitan kesadaran dalam beragama. Ghirah (semangat) untuk menemukan nuansa baru dari pencarian esensi hidup selama didunia melalui pintu agama sangatlah menggembirakan. Dalam agama Islam di semua lapisan masyarakat, kecenderungan itu secara kuantitas dapat kita rasakan. Banyak kalangan yang dulunya asing dengan ajaran luhur itu, perlahan tapi pasti akibatnya masuk dalam kedamaian yang ditawarkan agama mayoritas ini. Belum lagi kalangan yang sudah (akrab) dengan Islam yang diyakininya, berusaha (naik kelas) menuju penampilan dan pemahaman yang lebih baik dari sebelumnya. Karena itulah kita harus menangkap kegairahan itu dengan menjadi pelayan umat secara baik. Jangan sampai, keinginan baik masyarakat itu tidak mendapat respons yang memadai dari berbagai kalangan, utamanya pihak yang bertanggung jawab akan hal itu. Kesadaran para anggota masyarakat untuk menemukan jati dirinya melalui ajaran agama adalah hal positif yang harus ditindaklanjuti secara arif nan bijaksana. Karena seandainya para pemuka agama, organisasi keagamaan semisalnya Nahdlatul Ulama maupun Muhammadiyah serta pemerintah yang membidani departemen ini (Kementrian Agama) lalai dengan memberikan pelayanan yang keliru, bisa jadi para mualaf itu akan mencari sendiri pemahaman keagamaannya. Jika ini terjadi, bisa jadi proses pencarian mereka ternyata ada kekeliruan. Dengan proses yang kurang tepat, bisa jadi yang terkonstruksi di kepala dan keyakinan mereka adalah pemahaman terhadap agama yang salah. Bila ini terjadi, maka preseden buruk bagi masa depan agama yang diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi kehidupan ini. Karenanya, tugas mulia bagi tokoh, lembaga dan pemerintah cukup berat dalam mengarahkan pemahaman keagamaan para umatnya. Karena ditengah ketidakpercayaan manusia kepada modernisme untuk menjawab berbagai tantangan dunia yang kian kompleks, maka sebagian ada yang menemukan penyelesaian problematika kemasyarakatan itu dengan menggunakan pendekatan keagamaan. Inilah tantangan terberat bagi kita, insan beragama. Bila tugas mulia ini gagal kita selesaikan dengan elegan, bukan tidak mungkin ketidakpercayaan manusia kepada gagalnya modernisme juga akan dialamatkan kepada agama Islam. Saling Asah, Saling Asih dan Saling Asuh Wallahul Muwafieq Ilaa Aqwamit Tharieq Wassalamu'alaikum Warahmatullah Wabarakatuh Podcast Taufik Hidayat at-Tanari || Tadarus Buku Full Episode || Dialog Problematika Umat Mahakarya Syaikhuna KH. MA. Sahal Mahfudh || Jalan. Raya Pandeglang-Serang KM. 03 Komplek. Tembong Indah (Tengkele) Gang. Pesantren RT/RW. 002/001 Kelurahan. Tembong, Kecamatan. Cipocok Jaya, Kota Serang Banten Kode Pos 42126

    4 min
  3. Tadarus Buku 79 : Menyentuh Istri Batalkan Wudhu?

    03/30/2022

    Tadarus Buku 79 : Menyentuh Istri Batalkan Wudhu?

    Tadarus Buku 79 : Menyentuh Istri Batalkan Wudhu? Banyak kalangan memprediksikan bahwa pada abad ini ada trend kebangkitan kesadaran dalam beragama. Ghirah (semangat) untuk menemukan nuansa baru dari pencarian esensi hidup selama didunia melalui pintu agama sangatlah menggembirakan. Dalam agama Islam di semua lapisan masyarakat, kecenderungan itu secara kuantitas dapat kita rasakan. Banyak kalangan yang dulunya asing dengan ajaran luhur itu, perlahan tapi pasti akibatnya masuk dalam kedamaian yang ditawarkan agama mayoritas ini. Belum lagi kalangan yang sudah (akrab) dengan Islam yang diyakininya, berusaha (naik kelas) menuju penampilan dan pemahaman yang lebih baik dari sebelumnya. Karena itulah kita harus menangkap kegairahan itu dengan menjadi pelayan umat secara baik. Jangan sampai, keinginan baik masyarakat itu tidak mendapat respons yang memadai dari berbagai kalangan, utamanya pihak yang bertanggung jawab akan hal itu. Kesadaran para anggota masyarakat untuk menemukan jati dirinya melalui ajaran agama adalah hal positif yang harus ditindaklanjuti secara arif nan bijaksana. Karena seandainya para pemuka agama, organisasi keagamaan semisalnya Nahdlatul Ulama maupun Muhammadiyah serta pemerintah yang membidani departemen ini (Kementrian Agama) lalai dengan memberikan pelayanan yang keliru, bisa jadi para mualaf itu akan mencari sendiri pemahaman keagamaannya. Jika ini terjadi, bisa jadi proses pencarian mereka ternyata ada kekeliruan. Dengan proses yang kurang tepat, bisa jadi yang terkonstruksi di kepala dan keyakinan mereka adalah pemahaman terhadap agama yang salah. Bila ini terjadi, maka preseden buruk bagi masa depan agama yang diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi kehidupan ini. Karenanya, tugas mulia bagi tokoh, lembaga dan pemerintah cukup berat dalam mengarahkan pemahaman keagamaan para umatnya. Karena ditengah ketidakpercayaan manusia kepada modernisme untuk menjawab berbagai tantangan dunia yang kian kompleks, maka sebagian ada yang menemukan penyelesaian problematika kemasyarakatan itu dengan menggunakan pendekatan keagamaan. Inilah tantangan terberat bagi kita, insan beragama. Bila tugas mulia ini gagal kita selesaikan dengan elegan, bukan tidak mungkin ketidakpercayaan manusia kepada gagalnya modernisme juga akan dialamatkan kepada agama Islam. Saling Asah, Saling Asih dan Saling Asuh Wallahul Muwafieq Ilaa Aqwamit Tharieq Wassalamu'alaikum Warahmatullah Wabarakatuh Podcast Taufik Hidayat at-Tanari || Tadarus Buku Full Episode || Dialog Problematika Umat Mahakarya Syaikhuna KH. MA. Sahal Mahfudh || Jalan. Raya Pandeglang-Serang KM. 03 Komplek. Tembong Indah (Tengkele) Gang. Pesantren RT/RW. 002/001 Kelurahan. Tembong, Kecamatan. Cipocok Jaya, Kota Serang Banten Kode Pos 42126

    10 min
  4. Tadarus Buku 78 : Berbicara Membatalkan Wudhu?

    03/28/2022

    Tadarus Buku 78 : Berbicara Membatalkan Wudhu?

    Tadarus Buku 78 : Berbicara Membatalkan Wudhu? Banyak kalangan memprediksikan bahwa pada abad ini ada trend kebangkitan kesadaran dalam beragama. Ghirah (semangat) untuk menemukan nuansa baru dari pencarian esensi hidup selama didunia melalui pintu agama sangatlah menggembirakan. Dalam agama Islam di semua lapisan masyarakat, kecenderungan itu secara kuantitas dapat kita rasakan. Banyak kalangan yang dulunya asing dengan ajaran luhur itu, perlahan tapi pasti akibatnya masuk dalam kedamaian yang ditawarkan agama mayoritas ini. Belum lagi kalangan yang sudah (akrab) dengan Islam yang diyakininya, berusaha (naik kelas) menuju penampilan dan pemahaman yang lebih baik dari sebelumnya. Karena itulah kita harus menangkap kegairahan itu dengan menjadi pelayan umat secara baik. Jangan sampai, keinginan baik masyarakat itu tidak mendapat respons yang memadai dari berbagai kalangan, utamanya pihak yang bertanggung jawab akan hal itu. Kesadaran para anggota masyarakat untuk menemukan jati dirinya melalui ajaran agama adalah hal positif yang harus ditindaklanjuti secara arif nan bijaksana. Karena seandainya para pemuka agama, organisasi keagamaan semisalnya Nahdlatul Ulama maupun Muhammadiyah serta pemerintah yang membidani departemen ini (Kementrian Agama) lalai dengan memberikan pelayanan yang keliru, bisa jadi para mualaf itu akan mencari sendiri pemahaman keagamaannya. Jika ini terjadi, bisa jadi proses pencarian mereka ternyata ada kekeliruan. Dengan proses yang kurang tepat, bisa jadi yang terkonstruksi di kepala dan keyakinan mereka adalah pemahaman terhadap agama yang salah. Bila ini terjadi, maka preseden buruk bagi masa depan agama yang diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi kehidupan ini. Karenanya, tugas mulia bagi tokoh, lembaga dan pemerintah cukup berat dalam mengarahkan pemahaman keagamaan para umatnya. Karena ditengah ketidakpercayaan manusia kepada modernisme untuk menjawab berbagai tantangan dunia yang kian kompleks, maka sebagian ada yang menemukan penyelesaian problematika kemasyarakatan itu dengan menggunakan pendekatan keagamaan. Inilah tantangan terberat bagi kita, insan beragama. Bila tugas mulia ini gagal kita selesaikan dengan elegan, bukan tidak mungkin ketidakpercayaan manusia kepada gagalnya modernisme juga akan dialamatkan kepada agama Islam. Saling Asah, Saling Asih dan Saling Asuh Wallahul Muwafieq Ilaa Aqwamit Tharieq Wassalamu'alaikum Warahmatullah Wabarakatuh Podcast Taufik Hidayat at-Tanari || Tadarus Buku Full Episode || Dialog Problematika Umat Mahakarya Syaikhuna KH. MA. Sahal Mahfudh || Jalan. Raya Pandeglang-Serang KM. 03 Komplek. Tembong Indah (Tengkele) Gang. Pesantren RT/RW. 002/001 Kelurahan. Tembong, Kecamatan. Cipocok Jaya, Kota Serang Banten Kode Pos 42126

    4 min
  5. Tadarus Buku 77 : Tayamum dan Shalat di Pesawat

    03/26/2022

    Tadarus Buku 77 : Tayamum dan Shalat di Pesawat

    Tadarus Buku 77 : Tayamum dan Shalat di Pesawat Banyak kalangan memprediksikan bahwa pada abad ini ada trend kebangkitan kesadaran dalam beragama. Ghirah (semangat) untuk menemukan nuansa baru dari pencarian esensi hidup selama didunia melalui pintu agama sangatlah menggembirakan. Dalam agama Islam di semua lapisan masyarakat, kecenderungan itu secara kuantitas dapat kita rasakan. Banyak kalangan yang dulunya asing dengan ajaran luhur itu, perlahan tapi pasti akibatnya masuk dalam kedamaian yang ditawarkan agama mayoritas ini. Belum lagi kalangan yang sudah (akrab) dengan Islam yang diyakininya, berusaha (naik kelas) menuju penampilan dan pemahaman yang lebih baik dari sebelumnya. Karena itulah kita harus menangkap kegairahan itu dengan menjadi pelayan umat secara baik. Jangan sampai, keinginan baik masyarakat itu tidak mendapat respons yang memadai dari berbagai kalangan, utamanya pihak yang bertanggung jawab akan hal itu. Kesadaran para anggota masyarakat untuk menemukan jati dirinya melalui ajaran agama adalah hal positif yang harus ditindaklanjuti secara arif nan bijaksana. Karena seandainya para pemuka agama, organisasi keagamaan semisalnya Nahdlatul Ulama maupun Muhammadiyah serta pemerintah yang membidani departemen ini (Kementrian Agama) lalai dengan memberikan pelayanan yang keliru, bisa jadi para mualaf itu akan mencari sendiri pemahaman keagamaannya. Jika ini terjadi, bisa jadi proses pencarian mereka ternyata ada kekeliruan. Dengan proses yang kurang tepat, bisa jadi yang terkonstruksi di kepala dan keyakinan mereka adalah pemahaman terhadap agama yang salah. Bila ini terjadi, maka preseden buruk bagi masa depan agama yang diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi kehidupan ini. Karenanya, tugas mulia bagi tokoh, lembaga dan pemerintah cukup berat dalam mengarahkan pemahaman keagamaan para umatnya. Karena ditengah ketidakpercayaan manusia kepada modernisme untuk menjawab berbagai tantangan dunia yang kian kompleks, maka sebagian ada yang menemukan penyelesaian problematika kemasyarakatan itu dengan menggunakan pendekatan keagamaan. Inilah tantangan terberat bagi kita, insan beragama. Bila tugas mulia ini gagal kita selesaikan dengan elegan, bukan tidak mungkin ketidakpercayaan manusia kepada gagalnya modernisme juga akan dialamatkan kepada agama Islam. Saling Asah, Saling Asih dan Saling Asuh Wallahul Muwafieq Ilaa Aqwamit Tharieq Wassalamu'alaikum Warahmatullah Wabarakatuh Podcast Taufik Hidayat at-Tanari || Tadarus Buku Full Episode || Dialog Problematika Umat Mahakarya Syaikhuna KH. MA. Sahal Mahfudh || Jalan. Raya Pandeglang-Serang KM. 03 Komplek. Tembong Indah (Tengkele) Gang. Pesantren RT/RW. 002/001 Kelurahan. Tembong, Kecamatan. Cipocok Jaya, Kota Serang Banten Kode Pos 42126

    7 min

About

Kumpulan rekaman tadarus buku, kajian-kajian keagamaan, kebangsaan dan kenegaraan serta kisah inspiratif yang diadakan Platform Podcast Taufik Hidayat at-Tanari | Alamat: Jln. Raya Pandeglang-Serang KM. 03 Komplek. Tembong Indah (Tengkele) Gang. Pesantren RT/RW. 002/001 Kelurahan. Tembong, Kecamatan. Cipocok Jaya, Kota. Serang - Banten Kode Pos 42126 | Telepon/WhatsApp : 087774515600 | Email: taufikhidayatattanari@gmail.com Web : taufikhidayatattanari.wordpress.com/ Instagram : @taufikhidayatattanari Facebook : @taufikhidayatattanari Tiktok : @taufikhidayatattanari Twitter : @taufikhidayatid