Full transcript ada di bawah⬇︎ Komentar dan permintaan tema sangat welcome 😊 Silakan tulis di kolom komentar atau kirim DM Instagram. https://instagram.com/koni_bali/ Jika kalian menikmati podcast ini, jangan lupa follow podcast dan Instagram saya. Podcast ini juga bisa terus berjalan berkat dukungan kalian melalui Patreon. https://www.patreon.com/cw/whywhynihongo 【Full transcript (Skrip ini ditampilkan sampai tengah karena batas jumlah karakter)】 Halo teman-teman.Selamat datang kembali di podcast Belajar Bahasa Jepang bersama Aiko. Saya orang Jepang dan guru bahasa Jepang. Podcast ini bisa kalian dengarkan diSpotify, Apple Podcast, dan YouTube.Kalau kalian ingin mendukung podcast ini,kalian bisa mendukung lewat Patreon.Di Patreon, kalian juga bisa membaca script setiap episode. Kalian juga bisa bertanya langsung ke saya,dan pertanyaannya akan saya jawab di podcastsebagai konten khusus Patreon. Di episode sebelumnya, kita sudah belajar perkenalan dasar dalam bahasa Jepang, seperti Hajimemashite dan Aiko desu. Hari ini, kita lanjut ke satu ungkapan Jepang yang sangat sering dipakai, tapi juga sering membuat pembelajar bingung. Ungkapan itu adalah yoroshiku onegai shimasu. Banyak pembelajar bertanya, “Artinya apa sih?” Jawaban singkatnya, ungkapan ini tidak bisa diterjemahkan langsung ke bahasa Indonesia atau Inggris. Kadang diterjemahkan sebagai “Please treat me well” atau “Nice to work with you”. Tapi sebenarnya, yoroshiku onegai shimasu bukan tentang satu tindakan tertentu. Ungkapan ini lebih ke hubungan dengan orang lain. Kalau dijelaskan sebagai perasaan, kurang lebih isinya seperti ini. “Kita akan mulai berhubungan. Mungkin saya akan merepotkan kamu. Tolong bantu saya. Saya juga akan berusaha bersikap baik. Mari kita jalani dengan lancar.” Kalimat seperti ini tidak pernah benar-benar diucapkan, tapi ini adalah sikap yang ingin disampaikan. Karena itu, yoroshiku onegai shimasu terdengar sopan, netral, dan aman dipakai di banyak situasi. Tapi, ada satu hal penting. Walaupun ungkapan ini pada dasarnya sopan, cara mengucapkannya bisa mengubah kesan. Misalnya, kalau atasan berkata ke bawahan, “Jaa, yoroshiku!” atau “Yoroshiku na.” Dalam konteks ini, kesannya bisa terdengar seperti perintah, misalnya “Kerjakan dengan baik.” Jadi, meskipun katanya sama, kesannya bisa berbeda tergantung situasi, posisi, jarak antar orang, dan juga intonasi. Sekarang kita lihat perbedaan nuansa berdasarkan kapan ungkapan ini diucapkan. Yoroshiku onegai shimasu itu, nuansanya bisa sedikit berubah tergantung kapan kita mengatakannya. Kalau diucapkan saat mulai bekerja, misalnya: Kyou wa yoroshiku onegai shimasu. Dalam kasus ini, fokusnya ada pada hari ini. Artinya kira-kira: “Hari ini kita akan bekerja bersama, jadi mari kita kerja sama dengan baik.” Sebaliknya, kalau diucapkan di akhir meeting atau di akhir percakapan, seperti: Kore kara mo yoroshiku onegai shimasu. Di sini, fokusnya bukan hanya hari ini, tetapi hubungan ke depan. Maksudnya: “Mulai sekarang dan seterusnya, saya harap kita bisa terus bekerja sama dengan baik.” Sekarang, kita bahas sedikit tentang variasi ungkapan yoroshiku. Kalian mungkin pernah mendengar beberapa versi berikut. pratama, Yoro! Ini sangat kasual. Dipakai hanya antar teman dekat. ke-2, Yoroshiku Ini juga kasual dan singkat. Tergantung nada, bisa terdengar ramah atau agak datar. ke-3, Douzo yoroshiku Ini sedikit lebih sopan dari pada Yoroshiku. Sering muncul di buku seperti Minna no nihongo, tetapi dalam percakapan sehari-hari, kalimat ini jarang dipakai, karena terdengar agak kurang sopan dan tidak lengkap. ke-4, Yoroshiku onegai shimasu Ini versi standar, netral, dan paling aman. Cocok untuk hampir semua situasi. ke-5, Yoroshiku onegai itashimasu Ini lebih sopan dan lebih formal. Sering dipakai dalam bisnis atau layanan. ke-6, Yoroshiku onegai moushiagemasu Ini sangat formal. Biasanya dipakai dalam situasi resmi atau pelayanan tingkat tinggi.