Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA

UHAMKAid

Official Podcast UHAMKA

  1. 05/17/2020

    Suudzon dan Ujub | #Episode20

    Halo generasi muda HAMKA, pada Podcast UHAMKA #Episode20 dari Dekan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (FT UHAMKA), Dr. Sugema., M.Kom., menjelaskan bahaya dari "Suudzon dan Ujub". Diceritakan sebuah kisah berikut. Suatu hari, di tepi sungai Dajlah, Hasan al-Basri melihat seorang pemuda duduk berdua-duaan dengan seorang perempuan. Di sisi mereka terletak sebotol arak.  Kemudian Hasan berbisik dalam hati, "Alangkah buruk akhlak orang itu dan baiknya kalau dia seperti aku!" Tiba-tiba Hasan melihat sebuah perahu di tepi sungai yang sedang tenggelam. Lelaki yang duduk di tepi sungai tadi segera terjun untuk menolong penumpang perahu yang hampir lemas karena karam. Enam dari tujuh penumpang itu berhasil diselamatkan. Kemudian dia berpaling ke arah Hasan al-Basri dan berkata, "Jika engkau memang lebih mulia daripada saya, maka dengan nama Allah, selamatkan seorang lagi yang belum sempat saya tolong." "Engkau diminta untuk menyelamatkan satu orang saja, sedang saya telah menyelamatkan enam orang." Bagaimanapun Hasan al-Basri gagal menyelamatkan yang seorang itu. Maka lelaki itu berkata padanya, "Tuan, sebenarnya perempuan yang duduk di samping saya ini adalah ibu saya sendiri, sedangkan botol itu hanya berisi air biasa, bukan anggur atau arak." Hasan al-Basri tertegun lalu berkata, "Kalau begitu, sebagaimana engkau telah menyelamatkan enam orang tadi dari bahaya tenggelam ke dalam sungai, maka selamatkanlah saya dari tenggelam dalam kebanggaan dan kesombongan." Lelaki itu menjawab, "Mudah-mudahan Allah mengabulkan permohonan tuan." Semenjak itu, Hasan al-Basri semakin dan selalu merendahkan hati bahkan ia menganggap dirinya sebagai makhluk yang tidak lebih daripada orang lain. Jangan lupa mendengarkan Podcast sebagai teman ngabuburit kamu. Podcast ini bisa didengarkan melalui Spotify dan youtube. Selamat mendengarkan.

    Suudzon dan Ujub | #Episode20
  2. 05/17/2020

    Membangun Semangat Literasi di Era 4.0 | #Episode19 Special bersama Elshinta Radio

    Dialog Interaktif Elshinta Radio bersama UHAMKA kali ini menghadirkan Wakil Rektor I Universitas muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (UHAMKA), Prof. Abd. Rahman A. Ghani, SH., M.Pd. Hadir di Spotify UHAMKAID #Episode19 dengan tema "Membangun Semangat Literasi di Era 4.0". Civitas Akademika, masih ingat tidak tentang data riset tahun 2016 dari Central Connecticut State University (CCSU) yang menunjukkan tingkat literasi Indonesia nomor dua dari bawah? Data Kemdikbud 2019, tingkat literasi rata-rata secara nasional di Indonesia sebesar 37,3% yang tergolong rendah. Namun ternyata Indonesia memiliki tingkat melek huruf yang cukup tinggi yakni mencapai 96,3%. Dapat dikatakan minat baca di Indonesia atau tingkat literasi yang rendah disebabkan oleh kurangnya kesadaran masyarakat dalam membangun minat baca / budaya literasi, bukan karena kemampuan melek huruf. Dalam dialog, Warek I UHAMKA menyampaikan bahwa literasi bukan sebatas membaca namun juga memahami dan mengolah informasi dan pengetahuan untuk kecakapan hidup. Sebagaimana perintah dalam Quran, ayat pertama yang turun adalah "Iqra", yakni membaca ayat-ayat kauliyah dan kauniyah baik secara tekstual maupun kontekstual. Literasi di Era 4.0 berkaitan dengan kemampuan memahami secara teks dan konteks guna menghadapi tantangan di Era 4.0 yang masif teknologi. HAMKA muda, semangat yuk dalam menuntut ilmu. Ingat dong “Uthlubul ‘ilma walau bishshiin” – tuntutlah ilmu walaupun sampai ke negeri Cina. Artinya menuntut ilmu itu seluas-luasnya😁 Bismillahirrahmanirrahim, semangat membangun Literasi Indonesia.

    Membangun Semangat Literasi di Era 4.0 | #Episode19 Special bersama Elshinta Radio
  3. 05/15/2020

    Memelihara Semangat Belajar Bagi Peserta Didik Di Masa Pandemi COVID-19 | #Episode18

    Halo generasi muda HAMKA, Masih dalam suasana learning from home di masa pandemi COVID-19,  gimana keadaan kamu hari ini? Masih semangat kan? Atau malah pusing kepalang karena ketinggalan materi akibat fokus main game saat online learning? Hayo ketahuan kamu! Wajar saja, dalam suasan learning from home ini setidaknya ada tiga tipe peserta didik menurut Wakil Dekan III FKIP UHAMKA. Satu, dia yang merasa senang karena bisa belajar mandiri dan rasanya seperti libur. Dua, dia yang merasa tidak nyaman dengan belajar mandiri. Tiga, dia yang merasa tertantang akibat pergeseran proses belajar mengajar ini. Wajar untuk kita merasa bosan karena merasa belum terbiasa dengan belajar dirumah. Asalkan, semangat dalam diri harus tetap membara ya🔥 Ayo semangat menuntut ilmu, karena ilmu yang bermanfaat adalah salah satu pahala amal yang tidak putus ketika kita meninggal. Lantas, bagaimana kita memelihara semangat belajar bagi peserta didik di masa pandemi COVID-19? Simak Podcast UHAMKA #Episode18 dari Wakil Dekan III Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (FKIP UHAMKA), Dr. Tri Wintolo Apoko.,M.Pd.,  yang memberikan tips untuk tetap memelihara semangat belajar. Podcast ini berjudul "Memelihara Semangat Belajar Bagi Peserta Didik Di Masa Pandemi COVID-19". Jangan lupa mendengarkan Podcast sebagai teman ngabuburit kamu. Podcast ini bisa didengarkan melalui Spotify dan youtube. Selamat mendengarkan.

    Memelihara Semangat Belajar Bagi Peserta Didik Di Masa Pandemi COVID-19 | #Episode18

About

Official Podcast UHAMKA