Kampung Berdaya

jogjabregas.id

Halo, perkenalkan kami dari Tim Kampung Berdaya. Podcast Kampung Berdaya adalah konten yang disediakan oleh jogjabregas.id, sebuah pangkalan informasi berisi informasi-informasi terkurasi seputar cara untuk beradaptasi dengan situasi pandemi di bidang pendidikan serta kesejahteraan, baik di tingkat individu maupun komunitas. Podcast Kampung Berdaya akan berisi obrolan bersama tokoh-tokoh inspiratif dibalik inisiatif-inisiatif baik yang dilakukan selama masa pandemi. Podcast ini dipandu oleh Sonya Teresa dan akan tayang satu kali dalam dua minggu. Selamat mendengarkan!

Episodes

  1. 11/01/2020

    Episode 10 - Menilik Film Tilik: Dinamika Sektor Film Pendek di Tengah Pandemi

    Kancah perfilman boleh dikatakan cukup dikejutkan dengan perubahan kondisi selama pandemi yang membatasi ruang gerak pelakunya. Ide kreatif yang tidak terhenti di masa karantina menemui tantangan ketika tidak dapat direalisasikan di lapangan. Dengan keadaan demikian, pegiat film perlu memutar otak untuk tetap produktif. Podcast kali ini mengundang Wahyu Agung, sutradara Film Tilik yang sukses ditayangkan melalui kanal youtube pada Agustus silam. Bermula dari ide mengunggah kembali film-film produksinya di internet, tahun ini Wahyu Agung mendapat momentum yang tidak diduga-duga dengan viralnya Film Tilik di media sosial kini. Film Tilik yang rilis tahun 2018 hangat diperbincangkan karena kisah yang diangkat sangat dekat dengan kehidupan sosial sehari-hari masyarakat. Terlebih, sosok Ibu Tejo, tokoh ikonik dalam film ini begitu menarik perhatian. Selain bercerita tentang ide di balik kisah yang diangkat, Wahyu Agung juga membagi pikirannya mengenai dunia perfilman, khususnya film pendek di masa pandemi ini. Baginya, kesuksesan Tilik sebagai film pendek menjadi bukti bahwa perfilman tidak melulu berpusat di ibukota.  Teman-teman di daerah juga bisa berkarya dan mengarusutamakan kultur daerahnya. Menutup perbincangan, Wahyu Agung menitip pesan harapan bagi anak-anak muda di masa pandemi ini; “jangan sekedar kontemplasi, apalagi kalau hanya atraksi, waktunya berkontribusi” Selamat mendengarkan! Semoga menginspirasi.

    Episode 10 - Menilik Film Tilik: Dinamika Sektor Film Pendek di Tengah Pandemi
  2. 10/17/2020

    Episode 09 - Semangat Saling Menjaga Sembari Beradaptasi dengan Pandemi

    Agaknya kita sudah terbiasa mendengar cerita dilema antara menjaga perputaran ekonomi dan risiko peningkatan risiko penyebaran COVID-19. Mulai dari percakapan sehari-hari hingga skala berita di media-media, dilema ini menjadi bahasan selama pandemi berlangsung. Sektor jasa menghadapi cobaannya sendiri dalam hal ini. Utamanya jika layanan mengharuskan interaksi langsung tatap muka dengan pelanggan. Podcast kali ini mengundang Hani, pemilik Honey Daily Salon yang berlokasi di Pogung Baru. Tidak dapat dipungkiri, salon disebut menjadi salah satu tempat penyebaran dengan risiko tinggi penyebaran COVID-19. Memahami betul risiko tersebut, Hani memutuskan menutup sementara dari Maret hingga Juni. Adanya gaung ‘new normal’ oleh pemerintah kemudian pelan-pelan mendorong keberanian Hani untuk membuka usahanya. Dengan berbagai pertimbangan, melakukan penyesuaian dengan protokol kesehatan dan inovasi untuk bertahan di kondisi pandemi, salon dibuka kembali di bulan Juli. Walaupun konsisten untuk membuka salonnya dan bangkit perlahan, rasa was-was tidak lantas hilang. Ketidakpastian dan ancaman risiko tetap menghantui. Namun satu yang Hani percaya, yakni resep ‘saling menjaga.’ Hani dan teman-teman di Honey Daily Salon akan terus berusaha mengutamakan kesehatan dan keselamatan. Melalui media sosial Honey Daily Salon, Hani juga berupaya membangun kesadaran bagi para pelanggan yang hendak datang agar mengutamakan hal sama. Sembari menunggu badai pandemi ini reda, kita diingatkan pentingnya menguatkan semangat saling menjaga. Adaptasi terhadap kebiasaan baru membutuhkan kerja sama satu sama lain, sesederhana mengingatkan orang-orang terdekat untuk terus berjaga-jaga. Semoga teman-teman terus dalam keadaan sehat. Selamat mendengarkan!

    Episode 09 - Semangat Saling Menjaga Sembari Beradaptasi dengan Pandemi
  3. 10/03/2020

    Episode 08 - Menebar Kabar Semangat dan Harapan lewat Kabar Baik

    Angin sepoi-sepoi berhembus dengan leluasa di ruangan terbuka milik Kabar Baik Eatery. Sambutan hangat dari Ison dan Nuke, pemilik usaha Eatery tersebut semakin menambah kenyamanan saat itu. Di tengah kondisi pandemi yang sangat berdampak pada kelangsungan tempat usaha makanan dan minuman di Jogja, hari itu kami justru mendapat cerita berharga. Meskipun harus menghadapi kondisi pandemi di masa awal peresmian tempat usahanya, Ison dan Nuke berupaya tetap bangkit dan menjalankan konsep KB Eatery dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Beruntungnya, konsep open space sesuai dengan langkah pencegahan COVID-19 untuk tidak berkumpul di ruangan tertutup. Konsep kolaborasi yang mereka usung juga dapat langsung dipraktikkan.  Mereka bertemu banyak orang dengan ide dan semangat yang sama untuk  bangkit dan melakukan sesuatu yang berguna. Berulang kali selama obrolan, Ison dan Nuke menyebut kata ‘blessing’. Sesuatu yang mungkin sulit diucapkan dalam kondisi pandemi ini. Mereka melihat pandemi dengan konsep cokro manggilingan. Bahwa dalam hidup, ada badai dan ada juga musim semi dan waktu munculnya matahari. Ada masa pandemi, akan ada pula masa vaksin ditemukan. Di masa transisi ini, yang perlu dijaga adalah harapan; tetap melakukan sesuatu semampu kita sembari menyesuaikan diri dengan era kebiasaan baru. Semoga podcast kali ini dapat menyebarkan kabar semangat dan harapan melalui Kabar Baik Eatery. Selamat mendengarkan!

    Episode 08 - Menebar Kabar Semangat dan Harapan lewat Kabar Baik
  4. 09/26/2020

    Episode 07 - ARTJOG 2020 Resilience: Seni, Kemanusiaan dan Pandemi

    Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, suasana di Jogja National Museum siang itu cukup sepi. Pemandangan ini terasa asing karena pameran seni ARTJOG tiap tahun selalu dipenuhi keramaian. Antrian panjang biasanya harus dilalui sebelum para pengunjung bisa menapaki pintu masuk.  Hari itu, kami berkesempatan mengobrol dengan Heri Pemad, Direktur ARTJOG, yang menuturkan cerita mengenai pameran seni ARTJOG 2020 yang dilaksanakan di tengah kondisi pandemi dengan berbagai prosedur penyesuaian. Resilience menjadi tema yang diusung tahun ini, sebagai representasi dari kondisi pandemi yang mengharuskan orang-orang untuk bertahan di tengah ketidakpastian. Menurut penuturan Heri Pemad, laku kesenian dan presentasi pemikiran dari seniman tidak dapat dibendung. Karantina menjadi momen di mana inspirasi hadir dan diperlukan wadah untuk menampung ide-ide tersebut. Seni sebagai bagian dari kemanusiaan hadir menjadi refleksi dari manusia itu sendiri. ARTJOG Resilience adalah pembuktian bahwa melalui kesenian, manusia dapat berdaya dan saling bertukar daya. Pandemi yang membatasi justru memberikan pencerahan bagi pekerja seni untuk bertutur melalui karyanya. Selain itu, melanjutkan program Artcare, ARTJOG tahun ini juga menggalang dana untuk aksi kemanusiaan selama pandemi. Mengutip kata-kata Heri Pemad, menyikapi pandemi membutuhkan keberanian kolektif. Seperti tim ARTJOG yang berani memutuskan untuk konsisten ketika keseluruhan tim menyumbangkan nafas harapannya, semoga teman-teman pendengar juga tidak lekas kehilangan asa. Selamat mendengarkan!

    Episode 07 - ARTJOG 2020 Resilience: Seni, Kemanusiaan dan Pandemi

About

Halo, perkenalkan kami dari Tim Kampung Berdaya. Podcast Kampung Berdaya adalah konten yang disediakan oleh jogjabregas.id, sebuah pangkalan informasi berisi informasi-informasi terkurasi seputar cara untuk beradaptasi dengan situasi pandemi di bidang pendidikan serta kesejahteraan, baik di tingkat individu maupun komunitas. Podcast Kampung Berdaya akan berisi obrolan bersama tokoh-tokoh inspiratif dibalik inisiatif-inisiatif baik yang dilakukan selama masa pandemi. Podcast ini dipandu oleh Sonya Teresa dan akan tayang satu kali dalam dua minggu. Selamat mendengarkan!