Eksposisi 2020: Proses Merancang

Ikatan Arsitek Indonesia Jawa Barat

Setiap produk desain, termasuk arsitektur merupakan sintesa dari keputusan-keputusan terhadap kompleksitas masalah dan konteks yang dihadapinya. Mulai dari abstraksi hingga penentuan spesifikasi, dari proporsi hingga ergonomi-antropometri, dari pertimbangan ekonomi hingga pemahaman kemampuan teknis, tanpa terkecuali pemahaman akan kaidah-kaidah regulasi yang silih berganti. Secara sadar atau tidak, dalam setiap tahap proses desain seorang arsitek selalu berhadapan dengan momen untuk memutuskan. Di mana keputusan dari setiap tahapan tersebut, dirajut menjadi satu kesatuan gagasan perancangan.

Episodes

  1. Riset Dalam Proses Merancang (Deddy Wahjudi & Sibarani Sofyan)

    07/27/2020

    Riset Dalam Proses Merancang (Deddy Wahjudi & Sibarani Sofyan)

    Dalam dunia desain (perancangan), seringkali kebaruan sebuah ide atau gagasan tidak serta merta muncul secara intuitif, melainkan muncul dari sebuah proses penelitian yang kritis dan sistematis akan fenomena yang terjadi dalam konteks perancangannya, dengan kata lain sebuah riset (re-search). Sebagai contoh Atelier Bow Wow di Jepang, pada era 90’an melakukan riset produksi arsitektur post bubble economy yang terjadi di Tokyo, dimana krisis ekonomi dan melonjaknya nilai properti menuntut arsitek untuk memperbaharui strategi desainnya. Melalui publikasi “Made in Tokyo” dan “Pet Architecture”, mereka menawarkan kesadaran-kesadaran spasial baru dalam perencanaan arsitektur di lahan yang sangat terbatas – solusi dari sebuah kondisi. Riset sebagai pola pikir (mindset) juga dikemukakan oleh beberapa arsitek/penulis seperti Peter Eisenmann, Peter Zumthor, Rem Koolhas, Louis Kahn dalam beberapa tulisan sebagai pendekatan konstruktivis dalam menelaah kompleksitas permasalahan desain yang dalam beberapa kasus, cenderung ill-defined.   Untuk menjelajah lebih jauh tentang pentingnya melakukan riset dalam perancangan arsitektur, apa karakteristik riset pada proses desain dan bagaimana mengintegrasikan riset ke dalam pendekatan dan metoda desain, #eksposisi 6 akan menghadirkan narasumber yang secara aktif melakukan riset dalam proses perancangannya. Layaknya Atelier Bow Wow di Tokyo, kita akan menggali bagaimana paktek riset dilakukan di konteks Indonesia dalam skala arsitektur dan perkotaan. Apa yang dilihat, apa yang menjadi fokus dan kesadaran apa yang muncul? Dengan harapan, inovasi-inovasi yang dihasilkan kemudian merupakan solusi yang kontekstual akan realitanya.

    2h 31m

About

Setiap produk desain, termasuk arsitektur merupakan sintesa dari keputusan-keputusan terhadap kompleksitas masalah dan konteks yang dihadapinya. Mulai dari abstraksi hingga penentuan spesifikasi, dari proporsi hingga ergonomi-antropometri, dari pertimbangan ekonomi hingga pemahaman kemampuan teknis, tanpa terkecuali pemahaman akan kaidah-kaidah regulasi yang silih berganti. Secara sadar atau tidak, dalam setiap tahap proses desain seorang arsitek selalu berhadapan dengan momen untuk memutuskan. Di mana keputusan dari setiap tahapan tersebut, dirajut menjadi satu kesatuan gagasan perancangan.