Kisah Seorang Pelacuran dan Ahli Ibadah

Hasim

Lalu ahli ibadah tersebut bekerja mencari uang dengan kedua tangannya, ia membuat dan menjual kain tenun. Hingga akhirnya ia bisa mengumpulkan 100 dinar. Setelah itu ia segera menemui perempuan tersebut. “Sungguh Engkau telah membuatku takjub dan terpana. Karena itu aku pergi bekerja mengumpulkan uang, aku membuat dan menjual kain tenun, hingga aku bisa mengumpulkan 100 dinar ini,” ujar sang ahli ibadah tersebut.

About

Lalu ahli ibadah tersebut bekerja mencari uang dengan kedua tangannya, ia membuat dan menjual kain tenun. Hingga akhirnya ia bisa mengumpulkan 100 dinar. Setelah itu ia segera menemui perempuan tersebut. “Sungguh Engkau telah membuatku takjub dan terpana. Karena itu aku pergi bekerja mengumpulkan uang, aku membuat dan menjual kain tenun, hingga aku bisa mengumpulkan 100 dinar ini,” ujar sang ahli ibadah tersebut.